Tag: Kalteng

  • Nurhidayah Resmi Pimpin Golkar Kobar, Siap Perkuat Konsolidasi Partai

    Nurhidayah Resmi Pimpin Golkar Kobar, Siap Perkuat Konsolidasi Partai

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Nurhidayah resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kobar yang digelar di Ballroom Hotel Mercure Pangkalan Bun, Sabtu (27/6/2026).

    Terpilihnya Nurhidayah menandai dimulainya kepemimpinan baru Partai Golkar di Kabupaten Kotawaringin Barat. Amanah tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik pada masa mendatang.

    Musda XI berlangsung dalam suasana tertib dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan itu dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, jajaran pengurus, kader Partai Golkar, serta para tamu undangan dari berbagai unsur.

    Dalam sambutannya, Nurhidayah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader Partai Golkar. Ia menilai amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama demi menjaga kekompakan dan membesarkan partai.

    Nurhidayah yang juga menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Barat mengatakan Partai Golkar selama ini telah menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

    “Karena itu, sinergi antara pemerintah dan partai politik perlu terus diperkuat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan, kesediaannya memimpin DPD Partai Golkar Kobar berawal dari dorongan para kader dan pengurus yang menginginkan dirinya melanjutkan estafet kepemimpinan. Sebagai kader yang tumbuh di Partai Golkar, ia mengaku siap mengemban amanah tersebut.

    Menurut Nurhidayah, langkah pertama yang akan dilakukan adalah memperkuat konsolidasi internal hingga ke seluruh tingkatan organisasi. Dengan organisasi yang solid, Partai Golkar diyakini akan semakin siap menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, mengatakan tantangan politik ke depan semakin kompleks di tengah dinamika geopolitik dan kondisi ekonomi yang terus berkembang.

    “Oleh sebab itu, seluruh jajaran Partai Golkar harus menjaga persatuan dan memperkuat organisasi,” tuturnya.

    Edy menegaskan bahwa konsolidasi menjadi kunci utama menuju kesuksesan partai, baik dalam kaderisasi maupun menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada. Ia juga mendorong seluruh pengurus daerah segera menyelesaikan proses konsolidasi sesuai target yang telah ditetapkan.

    Selain memperkuat organisasi, Edy berharap Partai Golkar semakin hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kepada warga. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat akan memperkuat kepercayaan publik sekaligus melahirkan kader-kader yang berkualitas.

    Sementara itu, Ketua Panitia Musda XI, Arief Asrofi, mengatakan Musda merupakan forum strategis untuk menyusun program kerja, menetapkan arah kebijakan organisasi, serta memilih kepengurusan baru.

    Ia berharap hasil Musda XI mampu memperkuat soliditas Partai Golkar Kobar sehingga semakin dipercaya masyarakat dan meraih hasil yang lebih baik pada pemilu mendatang.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian

  • Pemprov Apresiasi Kinerja Bank Kalteng, Pertumbuhan Keuangan Lampaui Rata-rata Nasional

    Pemprov Apresiasi Kinerja Bank Kalteng, Pertumbuhan Keuangan Lampaui Rata-rata Nasional

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, mengapresiasi capaian kinerja Bank Kalimantan Tengah (Kalteng) yang dinilai mampu menjaga pertumbuhan positif di tengah dinamika industri perbankan.

    Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng dan Bank Kalteng, Kamis, 18 Juni 2026.

    Darliansjah menyebut, Bank Kalteng terus menunjukkan peran penting sebagai agen pembangunan daerah sekaligus penggerak sektor perbankan di Kalteng.

    “Bank Kalteng menunjukkan kinerja yang baik. Pertumbuhan aset, dana pihak ketiga, kredit, dan laba bersih tercatat melampaui rata-rata nasional,” ujarnya.

    Selain pertumbuhan keuangan, Darliansjah juga mengapresiasi langkah transformasi digital yang dilakukan Bank Kalteng dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    “Digitalisasi layanan, inovasi perbankan, serta penguatan keamanan informasi mencerminkan komitmen Bank Kalteng dalam meningkatkan kualitas layanan sesuai perkembangan zaman,” katanya.

    Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan Bank Kalteng terus diperkuat untuk mendukung pembangunan daerah dan berbagai program strategis Pemprov Kalteng.

    “Kami berharap Bank Kalteng terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

    Editor: Andrian

  • Warga Kalteng Kaget! Pertamax Kini Tembus Rp16.650 per Liter

    Warga Kalteng Kaget! Pertamax Kini Tembus Rp16.650 per Liter

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali membuat masyarakat terkejut. Mulai Selasa (10/6/2026) pukul 00.00 WIB, harga Pertamax resmi naik signifikan hingga Rp4.050 per liter dan kini dijual seharga Rp16.650 per liter di Kalimantan Tengah.

    Lonjakan harga tersebut langsung menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Pasalnya, sebelumnya Pertamax masih berada di kisaran Rp12.600 per liter. Dalam satu kali penyesuaian, harga BBM favorit pengguna kendaraan pribadi itu melonjak cukup tajam.

    Tak hanya Pertamax, produk Pertamax Green juga mengalami kenaikan. Harga BBM ramah lingkungan tersebut kini berada di angka Rp17.000 per liter atau naik Rp4.100 dibanding sebelumnya.

    Kenaikan ini diperkirakan akan menambah beban pengeluaran para pengguna kendaraan yang selama ini mengandalkan BBM nonsubsidi. Biaya operasional harian masyarakat maupun pelaku usaha berpotensi ikut meningkat seiring naiknya harga bahan bakar.

    Sejumlah warga mengaku harus kembali menghitung ulang pengeluaran bulanan mereka. Pasalnya, biaya transportasi menjadi salah satu kebutuhan utama yang sulit dihindari, terutama bagi pekerja yang setiap hari menggunakan kendaraan pribadi.

    Meski demikian, kabar baiknya harga BBM bersubsidi masih tetap bertahan. Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak mengalami perubahan sehingga masih dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang berhak menggunakannya.

    Pengamat menilai penyesuaian harga BBM nonsubsidi tidak lepas dari perkembangan harga energi dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Faktor-faktor tersebut menjadi salah satu dasar dalam penetapan harga BBM yang mengikuti mekanisme pasar.

    Berikut daftar harga BBM di Kalimantan Tengah per 10 Juni 2026: Pertamax Rp16.650 per liter (naik Rp4.050), Pertamax Green Rp17.000 (naik Rp4.100), Pertamax Turbo Rp21.200 (tetap), Dexlite Rp23.500 (tetap), Pertamina Dex Rp25.350 (tetap), sementara Pertalite dan Biosolar bersubsidi masih tetap pada harga sebelumnya.

  • Menjaga Marwah Dayak di Pusaran Zaman: Kisah Sang Penempa Mandau dari Pelosok Kotim

    Menjaga Marwah Dayak di Pusaran Zaman: Kisah Sang Penempa Mandau dari Pelosok Kotim

    INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Di tengah derasnya arus modernisasi, keberadaan pengrajin mandau tradisional kini semakin sulit ditemukan. Generasi muda yang mampu mewarisi keterampilan tersebut pun kian sedikit.

    Padahal, mandau bukan sekadar senjata tradisional khas Dayak, melainkan simbol budaya, kehormatan, dan identitas masyarakat Kalimantan yang diwariskan turun-temurun.

    Di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, M. Saini (69) masih bertahan menjaga warisan budaya itu.

    Pria yang dikenal sebagai pengrajin mandau dan pandai besi atau “menitik” tersebut tetap setia membuat mandau secara tradisional di usianya yang tidak lagi muda.

    Dari tangan lelaki kelahiran 1957 itu, lahirlah berbagai mandau dengan ukiran khas Dayak yang memiliki nilai seni tinggi.

    Setiap mandau dibuat melalui proses panjang, mulai dari pembentukan bilah, pembuatan gagang, sarung atau kumpang, hingga tahap akhir pelapisan pernis agar terlihat indah dan tahan lama.

    Keunikan mandau khas Dayak sendiri terletak pada ukiran di bagian gagang dan sarungnya. Semakin rumit ukiran yang dibuat, biasanya semakin tinggi pula nilai seni dan status sosial pemiliknya.

    Untuk bahan gagang dan sarung, Saini menggunakan bahan alami seperti tanduk serta kayu pilihan yang dikenal kuat dan memiliki corak khas alami.

    Sementara untuk anyaman mandau, ia menggunakan rotan yang dirangkai secara manual sehingga menambah kesan tradisional dan artistik pada setiap karya yang dibuatnya.

    Meski dahulu mandau sering dikaitkan dengan hal-hal mistis, Saini menegaskan karya yang dibuatnya murni sebagai bentuk pelestarian budaya dan seni tradisional Dayak.

    “Namun mandau yang saya buat ini murni karya seni budaya Dayak, dan tidak ada unsur magisnya,” katanya, Minggu, 7 Juni 2026.

    Selain mandau, Saini juga menerima berbagai pesanan tempaan lain seperti parang, pisau, lading, kapak, arit, eggrek, dudus, hingga berbagai alat tajam tradisional lainnya yang masih digunakan masyarakat.

    Harga mandau buatannya pun bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kesulitan ukiran, ukuran, serta bahan yang digunakan.

    Di balik usahanya yang sederhana, Saini menyimpan kekhawatiran akan hilangnya budaya membuat mandau di masa depan. Minimnya minat generasi muda membuat jumlah pengrajin tradisional semakin berkurang dari tahun ke tahun.

    “Sekarang sudah jarang anak muda yang mau belajar. Padahal ini budaya kita sendiri,” ujarnya.

    Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para pengrajin tradisional daerah, baik melalui promosi budaya, pelibatan dalam pameran, maupun bantuan pengembangan usaha agar kerajinan khas Dayak tetap dikenal luas.

    “Harapan saya budaya ini jangan sampai hilang. Mudah-mudahan ada anak muda yang mau belajar, dan pemerintah juga bisa membantu memperkenalkan karya-karya budaya daerah,” ungkapnya.

    Menurutnya, dukungan masyarakat untuk membeli dan memperkenalkan karya pengrajin lokal juga menjadi bagian penting dalam menjaga budaya agar tetap hidup.

    Bagi masyarakat yang ingin memesan mandau maupun hasil kerajinan lainnya, dapat menghubungi M. Saini melalui nomor 0857-5415-7941.

    Selain mendapatkan hasil karya seni tradisional khas Dayak, langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata untuk membantu para pengrajin lokal tetap bertahan dan menjaga warisan budaya Kalimantan Tengah khususnya agar tidak hilang ditelan zaman.

    Editor: Andrian

  • PUPR Kalteng Bantah Cat Jalan Biru Gagal dan Rugikan Negara

    PUPR Kalteng Bantah Cat Jalan Biru Gagal dan Rugikan Negara

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membantah proyek pengecatan jalur sepeda dan disabilitas atau Cat Jalan Biru di Kota Palangka Raya mengalami kegagalan maupun merugikan negara.

    Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas PUPR Kalteng, Juni Gultom, usai menghadapi aksi demonstrasi di Kantor Dinas PUPR Kalteng, Jalan Jenderal Sudirman, Palangka Raya, Rabu, 3 Juni 2026.

    Menurut Juni, proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan belum memasuki proses serah terima pekerjaan atau provisional hand over (PHO).

    Ia menjelaskan, pengecatan marka biru itu merupakan bagian dari kegiatan pemeliharaan rutin yang dikerjakan secara swakelola, sehingga tidak melalui proses tender atau lelang.

    “Ini pemeliharaan rutin dan dikerjakan swakelola. Jadi bukan proyek lelang,” kata Juni kepada awak media.

    Juni juga membantah tudingan adanya kerugian negara dalam proyek tersebut. Ia menegaskan hingga kini belum ada pembayaran dari pemerintah daerah kepada pihak pekerja.

    Pembayaran baru akan dilakukan apabila hasil pekerjaan sudah selesai dan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.

    “Secara keuangan belum ada uang negara yang keluar. Selama pekerjaan belum sempurna, pemerintah belum membayar,” ujarnya.

    Ia memperkirakan pengerjaan yang berjalan saat ini menelan biaya sekitar Rp500 juta. Dana tersebut masih berasal dari pembiayaan awal pihak pekerja atau vendor.

    PUPR, kata dia, juga tidak akan mengganti biaya apabila hasil akhir pekerjaan nantinya tidak memenuhi standar yang ditentukan.

    Menanggapi tuntutan massa aksi yang meminta dirinya mundur dari jabatan Kepala Dinas PUPR, Juni mengaku siap mengikuti aturan birokrasi sebagai aparatur sipil negara.

    “Kalau ada ketidaksesuaian tentu menjadi tanggung jawab kami untuk memperbaiki. Soal jabatan, saya siap ditempatkan di mana saja sesuai aturan,” pungkasnya.

    Editor: Andrian 

  • Kejati Kalteng Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Zirkon

    Kejati Kalteng Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi Zirkon

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penjualan hasil tambang zirkon, Senin, 25 Mei 2026 malam.

    Dua tersangka tersebut yakni FC selaku Direktur PT Kirana Bhumi Mineral (KBM) dan HAW yang juga menjabat Direktur PT KBM sekaligus Direktur CV Universal Sarana Abadi (USA).

    CV USA diketahui merupakan perusahaan penyedia bahan baku zirkon untuk PT KBM.

    Asisten Intelijen Kejati Kalteng, Hendri Hanafi mengatakan, dengan penetapan dua tersangka baru tersebut, total tersangka dalam perkara ini kini menjadi lima orang.

    “Berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh penyidik, total ada lima orang tersangka,” ujarnya kepada wartawan.

    Selain FC dan HAW, tiga tersangka lain yang sebelumnya telah ditetapkan yakni VC yang merupakan mantan Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Kalteng dan sempat menjabat Kepala Dinas ESDM periode 2022-2025.

    Kemudian IH yang merupakan penelaah teknis kebijakan dan evaluator dokumen teknis pada Dinas ESDM Kalteng.

    Satu tersangka lainnya berinisial ETS, perempuan yang disebut sebagai pemegang akses keuangan pada PT KBM dan CV Universal Sarana Abadi.

    Kejati menduga PT KBM membeli hasil tambang zirkon dari penambang ilegal yang tidak sesuai dengan wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP).

    Hasil tambang tersebut kemudian diduga seolah-olah berasal dari wilayah IUP milik PT KBM selama periode 2021 hingga 2025.

    Hendri menyebut dari lima tersangka yang telah ditetapkan, dua orang sebelumnya sudah ditahan dan kini penyidik kembali melakukan penahanan terhadap FC dan HAW selama 20 hari ke depan.

    Sementara itu, Aspidsus Kejati Kalteng, Jimmy Didi Setiawan mengatakan pihaknya masih terus mendalami dugaan aliran suap dalam perkara tersebut.

    “Tapi ini tidak menutup kemungkinan ada suap-suap yang lain,” kata Jimmy.

    Ia menyebut penyidik masih menelusuri aliran dana yang diduga diberikan kepada sejumlah pihak, baik secara langsung maupun melalui perantara.

    “Untuk sementara itu baru kita dapatkan ke beberapa orang saja. Salah satunya yang sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” tutupnya.

    Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi dan pasal terkait pertambangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta KUHP.

    Editor: Andrian

  • Danlanud Iskandar Hadiri Karnaval FBIM 2026, Harmoni Budaya Kalteng Memukau Ribuan Warga

    Danlanud Iskandar Hadiri Karnaval FBIM 2026, Harmoni Budaya Kalteng Memukau Ribuan Warga

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Suasana Kota Palangka Raya berubah semarak saat Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 digelar, Minggu (17/5). Ribuan masyarakat memadati sepanjang jalur karnaval untuk menyaksikan parade budaya yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Kalimantan Tengah dalam balutan penuh warna dan kemegahan.

    Komandan Lanud Iskandar, Nugroho Tri Widyanto, turut hadir sekaligus melepas peserta karnaval budaya di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Ia menyebut karnaval budaya FBIM selalu menjadi agenda yang dinantikan masyarakat karena menghadirkan perpaduan ragam budaya yang harmonis dan memikat perhatian wisatawan maupun warga lokal.

    “Karnaval budaya dalam gelaran FBIM selalu dinantikan masyarakat. Ragam budaya ditampilkan dengan penuh keindahan yang berpadu dalam harmoni,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

    Dalam pelaksanaannya, peserta pejalan kaki menempuh rute dari Bundaran Besar menuju Jalan Imam Bonjol, Bundaran Kecil, Jalan Diponegoro, Jalan W Sudirohusodo hingga finis di Stadion Sanaman Mantikei. Sementara rombongan mobil hias melintasi jalur lebih panjang melalui Jalan Murjani dan Jalan Ahmad Yani sebelum berakhir di lokasi yang sama.

    Mengusung tema Culture for Dignity atau budaya untuk martabat, para peserta tampil memukau dengan kreasi kostum adat, ornamen tradisional, hingga mobil hias bernuansa budaya Dayak Kalimantan Tengah dan berbagai daerah lainnya. Atraksi tarian tradisional, iringan musik daerah, serta corak etnik khas Nusantara menghadirkan suasana meriah yang mencerminkan kekayaan budaya bangsa yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman.

    Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang jalur karnaval. Kehadiran peserta dari berbagai unsur, mulai dari organisasi masyarakat, perangkat daerah, sekolah hingga instansi vertikal, semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam melestarikan warisan budaya daerah.

    “Bersama-sama kita jaga dan lestarikan warisan seni serta budaya daerah,” tutup Nugroho Tri Widyanto.

    Penulis: Yusro
    Editor: Andrian

  • Membedah Rekam Jejak Andi Wirahadi Kusuma, Korpres Baru KAHMI Palangka Raya

    Membedah Rekam Jejak Andi Wirahadi Kusuma, Korpres Baru KAHMI Palangka Raya

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sosok Andi Wirahadi Kusuma atau akrab disingkat AWK bukan nama baru di kalangan organisasi kepemudaan dan dunia usaha di Kota Palangka Raya. Pria yang kini dipercaya menjadi Koordinator Presidium (Korpres) Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Palangka Raya periode 2026-2027 itu dikenal sebagai aktivis yang tumbuh dari proses panjang organisasi sebelum akhirnya terjun menjadi pengusaha muda di Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Dalam Rapat Pleno IV MD KAHMI Palangka Raya di Aula KAHMI/HMI Cabang Palangka Raya, Sabtu malam, 16 Mei 2026, Andi menegaskan bahwa kepemimpinannya di KAHMI tidak hanya akan fokus pada agenda internal organisasi, tetapi juga memperkuat peran sosial dan pemberdayaan masyarakat.

    “Sebagai aktivis HMI, kami ingin menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

    Bukan tanpa dasar, Andi merupakan figur yang sejak masa mahasiswa aktif membangun jaringan organisasi, kepemudaan, hingga kewirausahaan. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal dekat dengan kader muda dan aktif mendorong kolaborasi lintas sektor.

    dsc08580
    Foto bersama usai penandatanganan hasil Pleno IV MD KAHMI Palangka Raya. (Dok. MD KAHMI Palangka Raya)

    Tumbuh dari Tradisi Aktivisme Kampus

    Perjalanan Andi di dunia organisasi dimulai saat menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR). Ia pernah menjabat sebagai Gubernur BEM Fakultas Teknik UMPR periode 2008-2009 dan Ketua Umum HMI Komisariat Ahmad Dahlan UMPR selama dua periode berturut-turut.

    Karier organisasinya kemudian berkembang ke tingkat selanjutnya. Ia dipercaya menjadi Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah HMI Cabang Palangka Raya. Setahun berselang, ia naik ke level regional yakni Ketua Bidang Internal HMI Badan Koordinasi (Badko) Kalimantan Selatan dan Tengah periode 2011-2013, sebelum aktif di KNPI dan HIPMI.

    Dalam dunia kepemudaan, Andi pernah menjabat Ketua DPD KNPI Kota Palangka Raya periode 2013-2016 dan Wakil Ketua KNPI Provinsi Kalteng periode 2018-2021.

    Pengalamannya memimpin organisasi kepemudaan dinilai menjadi salah satu faktor yang membentuk gaya kepemimpinannya saat ini, terutama dalam membangun komunikasi lintas generasi.

    Pengusaha Muda dengan Jejaring Luas

    Selain dikenal sebagai aktivis, Andi juga merupakan pengusaha muda yang aktif menjalankan sejumlah usaha di Palangka Raya. Keterlibatannya di dunia usaha terlihat dari kiprahnya di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) hingga Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

    Ia pernah menjabat Ketua BPC HIPMI Kota Palangka Raya periode 2014-2017 dan lalu selanjutnya dipercaya sebagai Ketua Bidang Kemaritiman, Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup BPD HIPMI Kalteng periode 2022-2025.

    Di KADIN Kalteng, Andi juga menjabat Wakil Ketua Umum Pengembangan Ekonomi Daerah periode 2021-2026.

    dsc08582
    Korpres MD KAHMI Palangka Raya, Andi Wirahadi Kusuma. (Dok. MD KAHMI Palangka Raya)

    Andi Wirahadi Kusuma juga memiliki peran penting di kalangan pengusaha alumni HMI melalui Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kalteng. Ia pernah dipercaya menjabat Bendahara Badan Pengurus Majelis Wilayah (MW) HIPKA Kalteng masa bakti 2018-2023 sebelum kemudian naik menjadi Sekretaris MW HIPKA Kalteng periode 2023-2027. Keterlibatannya di HIPKA memperkuat kiprah Andi dalam membangun jejaring pengusaha muda dan mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis kolaborasi antaralumni HMI di Kalimantan Tengah.

    Kiprah tersebut memperlihatkan konsistensinya dalam mendorong penguatan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor usaha lokal, pertanian, hingga pengembangan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

    Tak hanya bergerak di sektor usaha formal, Andi juga aktif membangun ekonomi kerakyatan melalui kelompok tani, koperasi, dan lembaga sosial. Ia tercatat pernah menjadi Ketua Kelompok Ikan Insan Cita Kota Palangka Raya, Ketua Kelompok Tani Ikhwah Fillah, hingga Sekretaris Koperasi Hijau Mandiri Insani (HMI).

    Fokus pada Sosial dan Dakwah

    Meski aktif di dunia usaha, Andi tetap mempertahankan kedekatannya dengan kegiatan sosial dan dakwah Islam.

    Ia pernah memimpin Yayasan Pendidikan dan Sosial Islam Al-Amin Palangka Raya pada periode 2012-2019 dan kembali dipercaya memimpin yayasan tersebut untuk periode 2025-2030.

    Di lingkungan Muhammadiyah, Andi juga aktif sebagai Ketua Majelis Pembinaan Wakaf PW Muhammadiyah Kalteng periode 2023-2028.

    Menurut Andi, organisasi tidak boleh hanya menjadi ruang diskusi elit, tetapi harus mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat.

    Karena itu, selama memimpin MD KAHMI Palangka Raya, ia menyiapkan sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan sosial masyarakat.

    Beberapa agenda yang akan dijalankan antara lain program kurban bersama HMI, sunatan massal untuk anak panti asuhan, pembinaan mualaf, hingga penguatan dakwah digital melalui media sosial.

    Tak hanya itu, ia juga ingin membangun kultur organisasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan kader muda.

    “Saya ingin KAHMI bukan hanya besar secara nama, tetapi juga terasa manfaatnya untuk masyarakat,” katanya.

    Pendidikan dan Pengalaman Jadi Modal Kepemimpinan

    Andi menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Langkai 19 Palangka Raya, kemudian melanjutkan ke SMP Muhammadiyah Palangka Raya dan SMA Muhammadiyah 8 Ciputat, Tangerang.

    Ia kemudian menyelesaikan pendidikan Sarjana Administrasi Negara dan Magister Administrasi Publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

    Latar belakang pendidikan administrasi publik tersebut dinilai memperkuat pemahamannya dalam pengelolaan organisasi, pembangunan sumber daya manusia, serta pengembangan ekonomi berbasis masyarakat.

    Kini, dengan pengalaman panjang di organisasi, dunia usaha, dan kegiatan sosial, Andi Wirahadi Kusuma dinilai menjadi salah satu figur muda yang memiliki jejaring kuat di Kalimantan Tengah.

    Di bawah kepemimpinannya, MD KAHMI Palangka Raya diharapkan tidak hanya menjadi wadah alumni, tetapi juga mampu tampil sebagai organisasi yang aktif mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan pemberdayaan generasi muda di Kota Palangka Raya.

    Editor: Andrian

  • Kanwil Kemenkum Kalteng Permudah UMKM Daftar Merek Dagang Secara Online

    Kanwil Kemenkum Kalteng Permudah UMKM Daftar Merek Dagang Secara Online

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka kemudahan bagi masyarakat dan pelaku UMKM yang ingin mendaftarkan merek dagang produknya.

    Pendaftaran kini tidak harus datang langsung ke kantor, tetapi juga bisa dilakukan secara digital melalui Sentra Kekayaan Intelektual (KI) yang ada di sejumlah instansi dan perguruan tinggi.

    Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor mengatakan, masyarakat yang berada di bawah binaan dinas terkait bahkan bisa mendapat bantuan biaya pendaftaran merek.

    “Kalau UMKM di bawah binaan Dinas Perdagangan atau Dinas Perindustrian, biasanya dibantu pembiayaannya. Tapi kalau daftar pribadi dan tidak ikut binaan, bayar sendiri. Umum sekitar satu juta delapan ratus,” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.

    Ia menjelaskan, biaya pendaftaran bisa lebih murah apabila pelaku usaha masuk dalam program pembinaan pemerintah daerah. Menurutnya, setiap daerah memiliki pola pembinaan yang berbeda-beda.

    “Kalau melalui binaan, bisa sekitar lima ratus ribu. Itu tergantung skala usahanya juga,” katanya.

    Selain itu, keberadaan Sentra KI dinilai mempermudah proses pendaftaran merek dagang. Pelaku usaha cukup mengurus secara online tanpa harus datang langsung ke kantor wilayah.

    “Makanya perlunya Sentra KI itu. Jadi orang daftar bisa melalui sentra tersebut, tidak harus datang ke Kanwil. Secara digital dan online saja bisa,” jelas Hajrianor.

    Ia menambahkan, pihaknya tetap berupaya memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada masyarakat meski anggaran operasional saat ini mengalami pemangkasan.

    “Target kinerja tetap, tetapi anggarannya dipotong. Jadi kami harus berpikir keras bagaimana masyarakat tetap terlayani,” katanya.

    Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Kanwil Kemenkum Kalteng membuat inovasi layanan jemput bola seperti program “Itah Maju Bersama” untuk mendatangi sentra ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

    “Kita datang ke titik-titik ekonomi masyarakat yang memang ada potensinya, lalu kita imbau bahwa ada kemudahan untuk pendaftaran merek,” pungkasnya.

    Editor: Andrian

  • Wisata Klotok Tanjung Puting Terancam, Pelaku Usaha Sulit Dapatkan BBM

    Wisata Klotok Tanjung Puting Terancam, Pelaku Usaha Sulit Dapatkan BBM

    INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Riuh mesin klotok yang biasa membawa wisatawan menyusuri sungai di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting kini mulai dibayangi keresahan. Para pelaku usaha wisata sungai di Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), mengaku kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak setelah pembelian BBM menggunakan galon di SPBU tidak lagi diperbolehkan.

    Kebijakan tersebut membuat banyak pemilik klotok kelimpungan memenuhi kebutuhan operasional kapal.

    Padahal, klotok wisata menjadi transportasi utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang menikmati wisata alam Tanjung Puting. Dalam satu perjalanan wisata, kapal bisa beroperasi selama beberapa hari menyusuri sungai hingga masuk ke kawasan konservasi.

    Sekretaris Himpunan Klotok Wisata Kumai, Ahmad Yani, mengatakan keluhan mengenai sulitnya memperoleh BBM terus disampaikan para pengusaha wisata.

    Menurut dia, kondisi itu mulai berdampak terhadap pelayanan wisatawan karena kebutuhan bahan bakar kapal tidak bisa dipenuhi dengan mudah seperti sebelumnya.

    “Sekarang membeli BBM pakai galon sudah tidak diperbolehkan lagi. Teman-teman jadi kesulitan karena kebutuhan kapal cukup besar,” kata Ahmad Yani, Rabu (13/5).

    Ia menuturkan, sebelumnya para pemilik klotok masih dapat membeli BBM di SPBU menggunakan galon untuk keperluan operasional kapal wisata. Namun setelah aturan diperketat, sebagian pengusaha terpaksa mencari bahan bakar dari pengecer dengan harga jauh lebih mahal dibanding harga resmi.

    Untuk mendapatkan 20 liter BBM, pelaku usaha disebut harus mengeluarkan biaya hingga Rp400 ribu sampai Rp500 ribu. Kondisi itu dinilai sangat memberatkan karena satu klotok wisata membutuhkan sekitar 60 hingga 80 liter bahan bakar untuk perjalanan tiga sampai empat hari. Sementara di SPBU, harga BBM masih berada di kisaran Rp24.500 per liter.

    Para pelaku wisata berharap pemerintah daerah dapat segera mencarikan solusi agar distribusi BBM bagi usaha klotok wisata tetap berjalan.

    Mereka khawatir jika persoalan ini terus berlarut, aktivitas wisata di Kumai akan terganggu dan berdampak pada citra pariwisata Kotawaringin Barat yang selama ini dikenal sebagai pintu gerbang menuju Tanjung Puting.

    Penulis: Yusro

    Editor: Andrian 

error: Content is protected !!