INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dugaan seorang wanita tenggelam di Sungai Kahayan, kawasan Kampung Ponton, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, dipastikan tidak benar. Perempuan berinisial NS (43) yang sebelumnya dilaporkan hilang ternyata ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan, NS saat ini sudah berada di Polsek Pahandut untuk dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
“Perkembangan penanganan dugaan orang tenggelam di Sungai Kahayan memastikan bahwa kabar tenggelamnya seorang warga Pahandut berinisial NS adalah tidak benar,” ujar Iyudi, saat dihubungi Intimnews, Minggu, 31 Mei 2026.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kejadian tersebut dipicu persoalan internal rumah tangga antara NS dan suaminya berinisial S (49). Keduanya diketahui telah menikah sejak tahun 2011.
Peristiwa itu bermula pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 17.30 WIB saat pasangan suami istri tersebut terlibat cekcok di rumah mereka.
Setelah itu, NS memutuskan keluar rumah melalui jendela belakang yang mengarah ke sungai. Ia kemudian berenang sekitar 300 meter dan bermalam di sebuah lanting di sekitar aliran Sungai Kahayan.
Keesokan harinya, NS mendatangi Ketua RT setempat untuk meminta bantuan sebelum akhirnya informasi tersebut diteruskan kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan warga, personel Polsek Pahandut langsung menjemput NS untuk dimintai keterangan bersama sejumlah saksi lainnya.
Selain menjalani pemeriksaan di Polsek, NS juga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya guna memastikan kondisi kesehatannya. Dari hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan dinyatakan dalam kondisi baik.
Iyudi mengatakan, pihak kepolisian juga telah melakukan mediasi terhadap NS dan suaminya terkait persoalan rumah tangga yang terjadi.
“Hasil mediasi sementara, yang bersangkutan sepakat untuk tinggal terlebih dahulu bersama keluarganya di wilayah Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Sebelumnya, laporan dugaan orang tenggelam sempat membuat warga dan tim relawan melakukan pencarian besar-besaran di kawasan Kampung Ponton hingga malam hari.
Editor: Andrian