INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Musibah kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Dr. Murjani, Kota Palangka Raya, menyisakan duka bagi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum. Bangunan sekolah yang baru selesai dibangun dan mulai digunakan itu kini mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng), Yusi Abdillah mengatakan, gedung tersebut merupakan bangunan baru hasil Program Realizing Education’s Promise-Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR).
Ia menyebut, bangunan itu baru diserahterimakan pada Juni 2026 sehingga belum lama dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Padahal ini baru saja mendapatkan fasilitasi bantuan pembangunan baru. Bulan Juni kemarin baru kita serah terima dari proyek REP-MEQR. Baru beberapa bulan difungsikan, tetapi karena musibah kebakaran tentu tidak ada yang bisa memprediksi,” ujarnya saat meninjau lokasi kebakaran, Senin, 13 Juli 2026.
Yusi mengaku prihatin karena gedung yang baru selesai dibangun harus mengalami kerusakan sebelum dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.
Hasil peninjauan menunjukkan kerusakan paling parah berada di lantai dua yang berdekatan dengan titik awal munculnya api.
“Yang di atas, yang mengarah ke asal muara api memang lebih parah. Dinding dan bagian atap mengalami kerusakan,” katanya.
Meski demikian, ia menilai bangunan tersebut masih bisa diselamatkan. Struktur lantai bawah dinilai masih kokoh karena menggunakan material kayu ulin sehingga tidak seluruh bangunan harus dibangun ulang.
“Sepertinya masih bisa direnovasi atau diperbaiki. Bagian bawah masih aman, kemudian material kayu ulin juga cukup mendukung sehingga kerusakannya tidak menyeluruh,” jelasnya.
Yusi menambahkan Kemenag bersama pemerintah daerah akan melakukan koordinasi untuk menentukan langkah perbaikan gedung agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Ia berharap proses rehabilitasi dapat segera dilakukan sehingga fasilitas pendidikan yang baru selesai dibangun tersebut bisa kembali dimanfaatkan oleh para siswa.
“Ya mudah-mudahan kami berkolaborasi nanti dengan pihak Pemkot ataupun Pemprov, apa yang bisa kita sinergikan untuk mendukung keberlangsungan lembaga pendidikan ini,” pungkasnya.
Editor: Andrian