website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Wali Kota Palangka Raya Ungkap Asal Kabut Asap, Bukan Hanya dari Dalam Kota

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin saat diwawancarai. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin memastikan kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Palangka Raya tidak hanya berasal dari kebakaran lahan di dalam kota, tetapi juga kiriman dari wilayah perbatasan Kabupaten Pulang Pisau.

Fairid mengatakan, saat kondisi asap yang terjadi beberapa hari lalu, asap berasal dari beberapa lokasi kebakaran yang kemudian menyatu.

“Dua hari lalu memang asapnya menyatu. Ada yang berasal dari Kota Palangka Raya, ada juga dari wilayah Taruna dan Tumbang Nusa di Kabupaten Pulang Pisau,” ujarnya saat diwawancarai usai mengikuti Rapat Koordinasi bersama BNPB RI di Kantor Gubernur Kalteng belum lama ini.

Ia menjelaskan, operasi water bombing serta pembasahan lahan membuat sebaran asap mulai berkurang. Namun, proses pembasahan masih memunculkan kepulan asap karena bara api di bawah permukaan gambut belum sepenuhnya padam.

Pasang Iklan

“Api memang sudah padam di beberapa titik, tetapi pembasahan terus dilakukan. Dari proses itu masih muncul asap,” katanya.

Selain itu, Fairid menuturkan, hingga kini pemerintah belum menerima laporan adanya peningkatan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Meski begitu, Dinas Kesehatan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat.

Pemkot juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah agar kepala sekolah memantau kualitas udara dan mengambil langkah sesuai indikator yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan, keputusan meliburkan sekolah tidak dilakukan secara otomatis karena harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk proses belajar mengajar dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami sudah memberikan indikator kepada kepala sekolah. Kalau memang kondisinya membahayakan, silakan ambil keputusan sesuai situasi di lapangan,” ucapnya.

Selain itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat beraktivitas, dan segera mendatangi puskesmas apabila mengalami gangguan pernapasan.

Pasang Iklan

“Saya juga meminta seluruh puskesmas meningkatkan kesiapsiagaan. Kalau masyarakat merasa mengalami gejala ISPA, silakan segera berobat ke puskesmas terdekat,” pungkas Fairid.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!