website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Usai Bentrok Berdarah di Katingan, Kapolda Kerahkan Tim Cari Dua Polisi Hilang

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan saat diwawancarai awak media, Kamis, , 2 Juli 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan pihaknya saat ini tengah memprioritaskan pencarian dua personel Satresnarkoba Polres Katingan yang hingga kini belum ditemukan setelah operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Kamis, 2 Juli 2026 dini hari.

Untuk mempercepat penanganan kasus tersebut, Polda Kalteng telah menerjunkan tim guna membantu proses pencarian sekaligus mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi di lokasi.

“Saya sudah turunkan tim dari Polda untuk backup mengungkap perkara yang ada di sana. Nanti kita lihat seperti apa duduk perkaranya,” kata Iwan kepada awak media, Kamis, 2 Juli 2026.

Meski penyelidikan terus berjalan, Iwan menegaskan fokus utama saat ini adalah menyelamatkan dua anggotanya yang masih dalam pencarian.

Pasang Iklan

“Yang sekarang pasti, saya akan utamakan dulu menyelamatkan anggota saya yang saat ini dalam pencarian,” tegasnya.

Kapolda menjelaskan, sebanyak 12 personel Satresnarkoba Polres Katingan diterjunkan dalam operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba tersebut.

Dari jumlah itu, sebagian besar anggota telah berhasil dievakuasi. Namun, dua personel hingga kini belum ditemukan.

“Kemarin itu ada 12 yang dikerahkan. Sekarang masih ada dua yang dalam pencarian,” ujarnya.

Saat ditanya perkembangan pencarian, Iwan belum bersedia menyampaikan informasi lebih rinci. Ia meminta semua pihak memberi kesempatan kepada tim di lapangan untuk fokus melakukan penyelamatan.

“Saya minta teman-teman media untuk sementara bisa memberikan kesempatan. Saya utamakan menyelamatkan anggota saya dulu,” pungkasnya.

Pasang Iklan

Diketahui, operasi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kelemei berujung bentrok antara aparat kepolisian dan keluarga. Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas, sementara dua personel lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.

Editor: Andrian 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!