website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kejati Kalteng Imbau Warga Pakai Masker di Tengah Asap Karhutla

Asisten Intelijen Kejati Kalteng, Hendri Hanafi, saat diwawancarai, Kamis, 6 Agustus 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Asisten Intelijen Kejati Kalteng, Hendri Hanafi, mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga diminta menggunakan masker saat kualitas udara memburuk untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Hendri mengatakan, kualitas udara di Palangka Raya dan sejumlah daerah di Kalteng beberapa hari terakhir mengalami penurunan akibat asap karhutla.

“Akhir-akhir ini kualitas udara di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya dan sekitarnya, menurun karena disebabkan oleh pembakaran atau asap,” ujarnya.

Pasang Iklan

Hendri mengingatkan pemilik maupun pengguna lahan ikut bertanggung jawab menjaga lahannya agar tidak terbakar. Pencegahan, kata dia, tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun petugas di lapangan.

“Kami menghimbau kepada para pengguna lahan atau siapa pun pemilik lahan untuk berkontribusi menjaga lahan tersebut agar tidak terjadi kebakaran,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu upaya penanganan karhutla bersama TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, hingga Satgas Karhutla.

“Mari kita sama-sama bergotong royong mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di lingkungan masing-masing, mulai dari lingkungan terkecil, kepala desa, lurah, camat, bupati, wali kota, hingga masyarakat,” ucapnya.

Selain mencegah kebakaran, Hendri meminta masyarakat tidak mengabaikan dampak asap terhadap kesehatan. Warga disarankan segera memakai masker ketika udara mulai terasa tidak sehat atau bau asap semakin menyengat.

“Kalau kondisi udara sudah tidak sehat atau bau asap mulai menyengat, gunakan masker agar terhindar dari ancaman penyakit ISPA, terutama bagi anak-anak,” jelasnya.

Pasang Iklan

Ia juga mengimbau Dinas Pendidikan, sekolah, hingga perguruan tinggi mengingatkan peserta didik untuk menggunakan masker selama aktivitas belajar apabila kabut asap masih terjadi.

“Kami mengajak jajaran Dinas Pendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, sampai perguruan tinggi untuk menghimbau agar menggunakan masker,” tutupnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!