INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan pengawas pendidikan memiliki peran strategis yang jauh lebih luas dari sekadar melakukan pengawasan administratif di sekolah.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat Rapat Koordinasi Pengawas SMA, SMK, dan SKH se-Kalteng di Aula Berkah Disdik Kalteng, Rabu, 28 Januari 2026.
Reza mengungkapkan bahwa sejak awal menjabat, pihak pertama yang ia ajak berdiskusi bukanlah kepala sekolah, melainkan para pengawas pendidikan. Menurutnya, pengawas memiliki posisi penting dalam seluruh siklus manajemen pendidikan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kebijakan di sekolah.
“Fungsi pengawas bukan hanya controlling. Mereka terlibat sejak perencanaan, pengorganisasian, sampai pelaksanaan,” ujar Reza.
Ia menilai keberhasilan program pendidikan sangat bergantung pada sejauh mana pengawas hadir dan aktif mendampingi sekolah.
Dalam rakor tersebut, Reza juga menyinggung masih perlunya penguatan kehadiran pengawas di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh guru dan siswa.
“Kesejahteraan pengawas sudah kita tingkatkan, sekarang yang kita butuhkan adalah progres dan dampak nyata,” katanya.
Reza menekankan bahwa pengawas merupakan perpanjangan tangan Kepala Dinas Pendidikan di setiap satuan pendidikan, baik SMA, SMK, maupun sekolah khusus. Ia meminta para pengawas tidak menempatkan diri hanya sebagai pelengkap dalam sistem pendidikan.
“Jangan anggap diri hanya complementary. Tanggung jawab bapak ibu sangat besar,” tegasnya.
Reza juga mengingatkan bahwa tugas pengawasan tidak boleh dijalankan sekadar formalitas atau rutinitas. Menurutnya, jika pengawasan hanya bersifat administratif, maka sulit berharap adanya peningkatan mutu pendidikan.
Melalui rakor tersebut, Disdik Kalteng berharap para pengawas bekerja dengan panggilan hati dan semangat pengabdian demi masa depan pendidikan Kalteng yang lebih maju.
Editor: Andrian