INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan komitmennya dalam mendukung program cetak sawah yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat membahas program cetak sawah dan pendidikan vokasi pertanian di Palangka Raya.
Agustiar mengatakan program cetak sawah merupakan program strategis dan mulia yang mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat.
“Cetak sawah ini program mulia, disiapkan Presiden. Kami sampaikan, kami harap pemuda-pemudi Kalteng melek pertanian. Kami harap ini terus dikontrol agar tidak ditanami sawit,” ujar Agustiar Sabran.
Ia menegaskan pengawasan terhadap kawasan cetak sawah sangat penting agar lahan yang telah disiapkan benar-benar dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan mendukung swasembada pangan.
Menurut Agustiar Sabran, Pemerintah Provinsi Kalteng juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait keterlibatan masyarakat lokal dalam program tersebut.
“Ini kami harap sama Menteri Pertanian pada pertemuan beberapa waktu yang lalu, 70 persen orang lokal,” katanya.
Gubernur berharap tenaga kerja lokal, khususnya generasi muda Kalimantan Tengah, dapat menjadi bagian utama dalam pengelolaan kawasan pertanian modern tersebut.
Ia menambahkan program pendidikan vokasi pertanian dan cetak sawah dinilai sangat baik karena akan ditunjang dengan teknologi modern sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang siap dan terampil.
“Vokasi dan cetak sawah ini kami sampaikan sangat baik, namun tenaga ahli dan muda yang kami inginkan karena akan dikelola dengan teknologi maju, penanganan cepat,” tandasnya.
Penulis: Redha
Editor: Andrian