INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Suasana hiburan rakyat dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-80 di Pangkalan Bun sempat berubah tegang. Pertunjukan kuda lumping yang biasanya memukau penonton, justru berujung ricuh hingga membuat penonton berhamburan. Peristiwa itu terjadi di Tembalu, Jalan Cilik Riwut 2 RT 27 Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, pada Minggu (24/8) malam.
Tidak ada yang menyangka, tontonan budaya yang mestinya jadi sarana hiburan masyarakat mendadak diselimuti ketegangan. Kronologis pastinya belum jelas, namun tiba-tiba keributan pecah antara kru pemain kuda lumping dengan beberapa penonton. Perkelahian itu sontak membuat warga yang sedang menonton panik dan memilih menyelamatkan diri.
Beberapa saksi mata menyebut, kericuhan berawal dari adu mulut yang semakin memanas. Namun karena suasana ramai dan penuh sesak, sulit diketahui siapa pemicu pertama. Yang jelas, suasana sempat tak terkendali hingga membuat sebagian warga resah dan ketakutan.
Beruntung, panitia acara dengan sigap segera turun tangan. Mereka tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah tegas agar situasi tak semakin melebar. Berkat ketegasan panitia, suasana yang semula panas perlahan kembali reda dan kondusif.
“Alhamdulillah sekarang sudah aman. Kalau tidak kondusif, pasti acara akan langsung dibubarkan,” ungkap Tari, salah satu penonton.
Meski sempat ricuh, acara perayaan HUT RI tetap berlanjut dengan penjagaan lebih ketat. Panitia memastikan setiap penonton bisa menikmati pertunjukan budaya tanpa harus dihantui rasa khawatir. Mereka menegaskan tidak akan memberi toleransi bila keributan serupa kembali terjadi.
Insiden ini menjadi catatan penting bahwa hiburan rakyat, sebesar apa pun antusiasme masyarakat, tetap memerlukan pengawasan ketat. Selain untuk menjaga kenyamanan penonton, hal ini juga demi melestarikan kesenian tradisional agar tak tercoreng oleh ulah segelintir orang yang tak bertanggung jawab.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian