website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Nekat Salip di Jalur Berlawanan, Dua Pengendara Scoopy Tewas Tabrak Grand Max

Polisi saat olah TKP di Jalan Ahmad Yani Km 38, Desa Persiapan Pangkalan Lada, Kobar. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan dua orang terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 38, Desa Persiapan Pangkalan Lada, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu, 26 Juli 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy warna biru yang dikendarai Lisehuang dengan penumpang Anian dan mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Amrin Syah. Kedua korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika Honda Scoopy melaju dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan.

Manuver tersebut membuat sepeda motor masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit melaju Daihatsu Grand Max yang dikemudikan Amrin Syah.

Pasang Iklan

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan. Benturan keras terjadi pada bagian depan kedua kendaraan.

Akibat kecelakaan tersebut, Lisehuang dan Anian terpental dari sepeda motor. Keduanya mengalami luka berat, terutama pada bagian wajah. Lisehuang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Begitu pula Anian yang meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Petugas kepolisian bersama warga kemudian melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pandu Sanjaya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan pada bagian depan akibat benturan. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

Kasatlantas Polres Kotawaringin Barat AKP Sugeng melalui Kanit Gakkum Aiptu Hengki Setiawan membenarkan kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut.

Menurut Hengki, hasil olah TKP sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu pengendara sepeda motor yang mengambil jalur berlawanan saat hendak mendahului kendaraan di depannya. Sepeda motor kemudian bertabrakan dengan mobil yang melaju dari arah berlawanan.

Pasang Iklan

“Untuk sementara, kecelakaan diduga terjadi karena pengendara sepeda motor mengambil jalur berlawanan saat mendahului kendaraan di depannya,” ujar Hengki.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi administrasi penyidikan dalam penanganan perkara kecelakaan tersebut.

Hengki mengimbau pengguna jalan selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara diminta memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain serta tidak memaksakan manuver yang berisiko.

Menurutnya, kehati-hatian saat berkendara menjadi faktor penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang dapat berujung pada hilangnya nyawa.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!