INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Satgas Udara Posko Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengejar peluang hujan di tengah kondisi kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hingga Kamis (10/9/2026), pelaksanaan OMC telah mencapai 69 sorti penerbangan dengan total 56.800 kilogram atau 56,8 ton Natrium Klorida (NaCl) yang disemai. Bahan tersebut disebarkan pada awan-awan yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi hujan.
Operasi udara ini melibatkan pesawat Cassa NC-212 milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan pesawat Caravan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari total tersebut, Cassa TNI AU melaksanakan 17 sorti, sedangkan Caravan BNPB sebanyak 52 sorti.
Kontribusi pesawat Cassa NC-212 TNI AU dalam operasi tersebut mencapai 7.300 kilogram NaCl. Pelaksanaan setiap sorti tetap menyesuaikan kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang berpotensi menghasilkan hujan.
Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan OMC sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan. Potensi awan hujan, visibilitas, kesiapan kru, hingga kondisi pesawat menjadi pertimbangan sebelum penerbangan dilakukan.
“Pelaksanaan OMC menyesuaikan potensi awan hujan, kondisi cuaca, visibilitas, serta kesiapan kru dan pesawat,” kata Nugroho, Jumat (11/9/2026).
Upaya mengejar hujan tersebut mulai menunjukkan hasil. Dari pelaksanaan OMC sebelumnya, hujan telah turun selama tiga hari berturut-turut di wilayah Barito, Kapuas, dan Kota Palangka Raya dengan intensitas ringan hingga sedang.
Turunnya hujan di sejumlah wilayah tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan yang terdampak kemarau. Hujan dapat membantu meningkatkan kelembapan lahan sehingga kondisi kering yang menjadi salah satu faktor pendukung karhutla dapat ditekan.
Selain membantu mengurangi kekeringan, hujan juga diharapkan mendukung upaya pemadaman dan pengendalian karhutla. Kondisi lahan yang lebih basah dapat membantu mengurangi potensi api kembali meluas, sekaligus membantu menekan dampak kabut asap bagi masyarakat.
Nugroho menegaskan kesiapan personel, kru, dan pesawat terus dijaga agar operasi dapat berlangsung secara aman dan berkelanjutan. “Kami terus menjaga kesiapan personel, kru, dan pesawat agar OMC berlangsung aman, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung masyarakat terdampak,” ujarnya.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian