INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memperkuat dukungan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menghadirkan akses internet satelit di Posko Karhutla KM 20, ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kamis (10/9/2026).
Fasilitas tersebut dipasang melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kobar untuk mengatasi kendala komunikasi yang masih dihadapi petugas di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet konvensional.
Perangkat internet satelit Starlink diharapkan menjadi penunjang penting bagi petugas yang bekerja di lapangan. Konektivitas diperlukan untuk memastikan komunikasi dan koordinasi tetap berlangsung, terutama ketika kondisi kebakaran membutuhkan respons cepat.
Kepala Diskominfo, Statistik dan Persandian Kobar Eddy Kusnandar mengatakan, dukungan teknologi komunikasi menjadi bagian penting dalam memperkuat efektivitas penanganan karhutla. Terlebih, sejumlah lokasi operasi berada di wilayah yang sulit mendapatkan jaringan internet.
“Konektivitas sangat dibutuhkan oleh tim di lapangan, terutama untuk mempercepat koordinasi, komunikasi, pelaporan, serta penyampaian informasi kondisi terkini dari lokasi kejadian,” ujar Eddy.
Menurut dia, keberadaan internet satelit di Posko KM 20 memungkinkan informasi dari lapangan diteruskan dengan lebih cepat kepada unsur terkait. Data tersebut dapat digunakan sebagai bahan pemantauan sekaligus pertimbangan dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Konektivitas juga dapat dimanfaatkan petugas untuk mengirimkan dokumentasi, memperbarui laporan, serta memantau perkembangan titik panas atau hotspot. Dengan demikian, arus informasi tidak hanya bergantung pada komunikasi suara, tetapi dapat didukung data yang lebih lengkap dan aktual.
Eddy menilai kecepatan penyampaian informasi menjadi semakin penting karena kondisi karhutla dapat berubah dalam waktu singkat. Informasi mengenai perkembangan api, kondisi lapangan, hingga kebutuhan penanganan harus dapat diterima oleh pihak terkait secara berkesinambungan.
Diskominfo Kobar, kata Eddy, juga siap mengawal kelancaran konektivitas selama dukungan tersebut masih dibutuhkan di lokasi operasi. Langkah itu menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap petugas dan seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla.
“Kami siap mengawal kelancaran komunikasi dan konektivitas di lapangan. Harapannya, dukungan ini dapat membantu seluruh unsur yang terlibat bekerja lebih cepat, terkoordinasi, dan berbasis data,” katanya.
Pemasangan internet satelit di Posko Karhutla KM 20 menunjukkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan kekuatan personel dan peralatan pemadaman, tetapi juga dukungan sistem komunikasi yang mampu menjangkau lokasi operasi.
Dengan konektivitas yang lebih baik, informasi dari lapangan diharapkan dapat bergerak lebih cepat untuk mendukung penanganan karhutla Kobar secara efektif dan terukur.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian