INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Isu penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencuat di ruang publik. Sejumlah nama pejabat eselon II disebut-sebut berpeluang mengisi jabatan strategis tersebut.
Beberapa nama yang ramai diperbincangkan antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul, Kepala Dinas Kehutanan Agustan Saining, hingga Hilman yang baru dimutasi dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Meski begitu, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengaku belum mengetahui adanya pembahasan resmi terkait penunjukan Sekda definitif. Edy mengatakan hingga saat ini belum ada diskusi atau pembicaraan khusus yang melibatkan dirinya terkait isu tersebut.
“Enggak tahu saya. Belum ada dibicarakan, tidak ada diskusi apa pun. Pokoknya sekarang bekerja aja dulu,” ujarnya kepada awak media usai menghadiri kegiatan beberapa waktu lalu di Palangka Raya.
Ia menegaskan, fokus utamanya saat ini adalah menjalankan tugas pemerintahan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. Menurut Edy, dinamika isu jabatan adalah hal yang biasa dalam pemerintahan, namun tidak semua isu perlu ditanggapi secara berlebihan.
Ia juga mengingatkan bahwa penunjukan Sekda bukan kewenangan wakil gubernur, melainkan hak penuh kepala daerah. “Ya nanti kan user-nya Pak Gubernur,” ucapnya singkat.
Edy menilai, siapa pun yang nantinya dipercaya menduduki jabatan Sekda harus mampu menjalankan tugas dengan baik dan profesional. Ia pun meminta semua pihak untuk tetap tenang dan menunggu proses resmi yang akan dilakukan pemerintah provinsi.
“Sekarang yang penting kita bekerja dulu, urusan penunjukan itu nanti sesuai mekanismenya,” tutup Edy.
Editor: Andrian