INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tentunya mempunyai potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat berlimpah. Kehadiran SDA di Kalteng tentunya dapat menjadi salah satu modal untuk pembangunan daerah di masa yang akan datang.
Terkait dengan hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Kalteng Duwel Rawing mengatakan bahwa harapannya industri pengolahan yang dapat menjadi perhatian dari pemerintah khususnya, seperti contoh yakni Kayu Log. Dia tentunya mendukung agar kayu log tidak diekspor.
“Saya dulu pernah mengusulkan waktu masa pak Teras Narang agar menghentikan ekspor kayu log, harapannya semua yang keluar dari Kalteng adalah barang jadi, sehingga otomatis akan menyerap tenaga kerja di Kalteng,” ungkap politisi PDI Perjuangan Kalteng tersebut pada Selasa, 4 Januari 2022
Dia menambahkan bahwa saat itu kendalanya adalah infrastruktur dan jaringan listrik. Akan tetapi untuk saat ini, tentunya masalah tersebut sudah dapat teratasi. Selain itu dulu juga dirinya pernah mengusulkan SDA mineral seperti bauksit agar jangan diekspor keluar dalam bentuk barang mentah, paling tidak barang setengah jadi bahkan barang jadi kalau bisa.
Selain itu Provinsi Kalteng juga punya potensi bauksit, salah satunya di Kabupaten Katingan yang saat ini belum dikelola maksimal. Padahal bauksit tentunya mempunyai harga yang tidak bisa dianggap remeh.
Bahkan dulu pernah datang pihak dari PT Aneka Tambang (Antam) yang melihat secara langsung potensi sumber daya mineral di Katingan. Hanya saja saat itu terkendala pada infrastruktur seperti jalan dan jaringan listriknya.
“Makanya dulu kan ada pemikiran untuk membangun PLTA Riam Jerawi itu, agar potensi seperti bauksit, pasir kuarsa yang ada di Katingan itu bisa diolah. Agar tidak dibawa keluar dalam bentuk bahan mentah.” tutur mantan Bupati Katingan tersebut.
Editor: Andrian