INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Tahapan pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 resmi berakhir. Hingga penutupan pendaftaran pada Selasa, 26 Mei 2026, tercatat delapan dosen mendaftarkan diri dalam bursa Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR.
Ketua Panitia Pilrek UPR, Joni Bungai, mengatakan seluruh proses pendaftaran sudah ditutup dan saat ini panitia akan melanjutkan tahapan verifikasi administrasi.
“Pendaftaran sudah ditutup Selasa kemarin, total ada delapan pendaftar,” kata Joni saat dikonfirmasi, Kamis, 28 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pendaftar pertama adalah Deddy Nan Setya Putra Tanggara dari Fakultas Teknik yang menyerahkan berkas pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kemudian pada Senin, 25 Mei 2026, empat dosen lain ikut mendaftar, yakni Bhayu Rhama dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Uras Tantulo dari Fakultas Pertanian, Thea Farina Embang dari Fakultas Hukum, serta Natalina Asi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Sementara di hari terakhir pendaftaran, Selasa, 26 Mei 2026, tiga nama tambahan menyusul menyerahkan berkas, yaitu Natalia Sri Martani dari Fakultas Kedokteran, Liswara Neneng dari Fakultas MIPA, dan Tari Budayanti Usop dari Fakultas Teknik.
Joni menyebut hampir seluruh fakultas di lingkungan UPR memiliki wakil dalam Pilrek kali ini. Hanya Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang tidak mengirimkan kandidat.
“Semua fakultas ada keterwakilan, kecuali Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ujarnya.
Ia juga memastikan seluruh bakal calon yang telah mendaftar tidak dapat mengundurkan diri karena sebelumnya sudah menandatangani surat pernyataan.
“Yang sudah mendaftar tidak bisa mundur lagi karena sudah ada surat pernyataan,” tegasnya.
Selanjutnya, panitia bersama senat universitas akan melakukan pemeriksaan administrasi untuk menentukan nama-nama yang memenuhi syarat sebagai calon rektor.
“Sekarang masih tahap bakal calon. Nanti akan ada rapat senat untuk menetapkan siapa saja yang lolos menjadi calon rektor,” pungkasnya.
Editor: Andrian