INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Dr. Murjani Gang Sari 45, belakang Hotel Rahman, RT 01/RW X dan RT 03/RW IX, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, menghanguskan puluhan rumah dan turut merusak bangunan MTs Darul Ulum pada Minggu, 12 Juli 2026.
Pemerintah bersama aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan warga bergerak cepat menangani kebakaran. Personel Polsek Pahandut diterjunkan untuk mengamankan lokasi, membantu evakuasi, mendata korban, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mendukung proses penyelidikan.
Kapolsek Pahandut, AKP Haris Barata menyampaikan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, api diduga mulai muncul sekitar pukul 12.30 WIB dari rumah milik Anwar.
“Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar dan mendapat informasi dari anaknya bahwa rumah mereka terbakar,” ujarnya.
Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya karena jarak antar rumah yang berdekatan serta sebagian besar bangunan berbahan mudah terbakar.
Akibat kejadian tersebut, 34 unit rumah mengalami kerusakan berat. Selain itu, satu barak tiga pintu dan bangunan MTs Darul Ulum juga terdampak dan mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Data sementara mencatat sebanyak 43 kepala keluarga atau 128 jiwa terdampak dalam musibah tersebut. Dua orang mengalami luka ringan.
Untungnya tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh kepolisian bersama instansi terkait. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk mengungkap asal mula munculnya api.
Sementara itu, Polsek Pahandut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penanganan pascakebakaran, termasuk mendirikan posko sementara dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak yang dipusatkan di lingkungan MTs Darul Ulum.
Selama proses penanganan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif, sementara aparat masih melakukan pendataan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Editor: Andrian