website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Program Cetak Sawah Digenjot, Kalteng Targetkan 85.740 Hektare

Kadis TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana saat memimpin Rapat Pelaksanaan Konstruksi Cetak Sawah. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah terus mendorong upaya kedaulatan pangan nasional melalui Program Cetak Sawah Tahun 2025. Salah satu langkah nyata adalah percepatan pelaksanaan konstruksi cetak sawah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam Rapat Koordinasi Pimpinan pada 4 Juli 2025, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng menggelar rapat koordinasi bersama tim pengawas dan tim teknis, di Aula Dinas TPHP Kalteng, Senin, 7 Juli 2025.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana. Ia menegaskan pentingnya percepatan pekerjaan cetak sawah sesuai target. Salah satu perhatian utama adalah kesiapan alat berat seperti ekskavator oleh para penyedia jasa konstruksi.

“Kalau penyedia tidak punya ekskavator, lebih baik kontraknya diputus agar pekerjaan tidak terlambat. Kita harus pastikan kegiatan ini berjalan efektif dan tepat waktu,” ujar Rendy.

Pasang Iklan

Bagi penyedia yang punya alat terbatas atau progresnya lambat, menurut Rendy, bisa dilakukan perubahan kontrak (addendum) agar pekerjaan tetap bisa dilanjutkan dengan penyesuaian waktu atau skala pekerjaan.

Ia juga mengingatkan bahwa setelah proses pembersihan dan perataan lahan selesai, maka pengolahan lahan untuk penanaman padi harus segera dilakukan.

“Kami minta tim pengawas turut mengevaluasi pekerjaan di lapangan dan pastikan semua sesuai rencana dan target. Ini penting agar arahan Bapak Menteri bisa benar-benar dilaksanakan,” tambah Rendy.

Dalam kesempatan itu, Rendy juga membuka peluang bagi penyedia yang sudah menyelesaikan tugasnya dengan baik dan memiliki cukup alat berat untuk dilibatkan kembali dalam kontrak baru, guna mempercepat perluasan cetak sawah di Kalteng.

“Target kita di tahun 2025 adalah 85.740 hektare sawah baru. Kalau ada penyedia yang memenuhi syarat dan mampu bekerja cepat, silakan ajukan kontrak baru,” katanya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian yang berjumlah 12 orang, serta pengawas dari berbagai perguruan tinggi ternama seperti Universitas Brawijaya, ITS, IPB, Universitas Palangka Raya, Unpad, UNS, dan Politeknik Negeri Tanah Laut.

Pasang Iklan

Selain itu hadir pula Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas TPHP Kalteng Fahlita Robina dan tim teknis cetak sawah provinsi.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat realisasi program cetak sawah dan meningkatkan produksi pertanian di Kalteng. Pemerintah berharap program ini dapat mendorong swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran