INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) dipastikan ditunda. Sebelumnya, operasi lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026.
Penundaan dilakukan karena jajaran kepolisian saat ini memprioritaskan rangkaian kegiatan Bulan Bakti Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Direktur Lalu Lintas Polda Kalteng, Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya, membenarkan bahwa Operasi Patuh Telabang belum dilaksanakan sesuai jadwal yang telah direncanakan sebelumnya.
“Untuk sementara pelaksanaannya ditunda terlebih dahulu karena saat ini fokus kegiatan diarahkan pada Bulan Bakti Polri dalam rangka Hari Bhayangkara,” ujarnya, saat dikonfirmas, Selasa 9 Juni 2026.
Yusep menjelaskan, selama Bulan Bakti Polri, seluruh jajaran kepolisian lebih banyak melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pendekatan yang digunakan lebih mengedepankan pelayanan, edukasi, dan kegiatan sosial.
Sejumlah agenda yang dijalankan antara lain bakti sosial, bakti kesehatan, anjangsana, hingga berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat dan mengangkat budaya lokal.
“Kegiatan yang dilaksanakan diarahkan untuk memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan dan pengabdian,” katanya.
Meski Operasi Patuh Telabang ditunda, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas tetap berjalan. Direktorat Lalu Lintas Polda Kalteng akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keselamatan di jalan raya.
Yusep menegaskan, penundaan operasi bukan berarti pengawasan terhadap ketertiban lalu lintas dihentikan. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi perhatian utama kepolisian
Karena itu, masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menjaga disiplin di jalan meskipun Operasi Patuh Telabang belum digelar.
“Kami berharap masyarakat tetap tertib dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kesadaran berlalu lintas seharusnya tumbuh dari kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.