INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar sosialisasi bertajuk Bijak Bermedia Sosial kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya.
Kegiatan yang dipimpin Aipda Sujatmiko bersama Duta Humas dan sejumlah influencer itu bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar agar mampu menggunakan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabid Humas, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar, berkarya, dan membangun hal-hal positif, bukan menjadi sarana menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin membekali adik-adik siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial, mampu menyaring informasi, serta menghindari penyebaran hoaks maupun konten negatif di ruang digital,” ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.
Selama kegiatan MPLS, peserta dibekali materi mengenai etika berkomunikasi di dunia maya, cara mengenali informasi yang benar, serta pentingnya berpikir kritis sebelum membagikan sebuah informasi.
Pelajar juga diajak memahami dampak penyebaran hoaks, pentingnya menjaga jejak digital, dan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung pendidikan maupun pengembangan diri.
“Edukasi literasi digital diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan perkembangan teknologi informasi,” katanya.
Budi menambahkan, edukasi semacam ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polda Kalteng dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan sekolah.
Ia berharap, kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan ruang digital yang lebih aman sekaligus mencegah penyebaran hoaks maupun konten negatif di kalangan pelajar.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor terciptanya ruang digital yang positif di lingkungan sekitarnya,” tutupnya.
Editor: Andrian