INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Tokoh agama pemuda, Pendeta Muda (Pdm.) Nadi Kodun, S.Th., mengajak umat dan warga gereja mendukung upaya TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para relawan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan dampak kabut asap di Kalimantan Tengah.
Nadi mengatakan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurut dia, upaya petugas di lapangan perlu didukung kesadaran masyarakat untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengajak seluruh warga gereja dan umat Kristiani, secara khusus Jemaat Gais Gideon yang saya layani, untuk memberikan dukungan moral, doa, serta kerja sama nyata kepada personel TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan yang sedang berjibaku memadamkan api serta mengatasi dampak kabut asap yang terjadi di Kalimantan Tengah,” ujar Nadi.
Ia juga meminta pemerintah pusat memberikan perhatian dan respons cepat terhadap karhutla serta kabut asap yang terjadi di wilayah Kalimantan.
Nadi menilai persoalan kabut asap tidak semestinya dianggap sebagai kondisi yang harus terus berulang setiap tahun. Menurut dia, penanganan perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengatasi faktor penyebab kebakaran.
“Jangan biarkan kami, rakyat Kalimantan, terus hidup dalam kepungan kabut asap yang pekat. Kalimantan juga bagian dari Indonesia, jadi perhatikan juga. Saya rasa kabut asap bukan takdir abadi, melainkan persoalan yang harus diselesaikan hingga ke akarnya,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat dan daerah memperkuat koordinasi dalam penanganan karhutla. Dukungan terhadap petugas di lapangan, kata dia, juga perlu diwujudkan melalui kerja sama masyarakat dalam mencegah dan melaporkan potensi kebakaran.
Selain itu, Nadi mengajak warga gereja dan masyarakat secara umum untuk menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu meluasnya karhutla.
Menurutnya, upaya pencegahan harus berjalan beriringan dengan penanganan kebakaran. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk membantu menekan kemunculan titik panas dan mempercepat penanganan apabila ditemukan kebakaran.
“Kami berharap seluruh pihak diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas. Mari bersama-sama mendukung upaya penanganan karhutla agar kebakaran dapat segera ditangani dan kualitas udara kembali membaik,” ujarnya.
Nadi berharap perhatian pemerintah terhadap kondisi karhutla di Kalimantan Tengah terus ditingkatkan, sehingga dampak kabut asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan dan penanganan kebakaran dilakukan secara lebih cepat.
Editor: Andrian