INTIMNEWS.COM, PULANG PISAU – Petani di Kabupaten Pulang Pisau mengaku puas dengan ketersediaan pupuk subsidi yang dinilai tepat waktu memasuki periode tanam April–September 2026. Kondisi tersebut memberi rasa tenang bagi para petani saat memasuki fase pemupukan tanaman.
Ketua Gapoktan Sido Mukti Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Maryoto mengatakan, petani kini tidak lagi khawatir terhadap keterlambatan distribusi pupuk subsidi seperti yang kerap terjadi pada musim tanam sebelumnya.
“Kami tidak was-was lagi terkait masalah pupuk subsidi. Saat ini memasuki fase pemupukan tahap pertama, kami mendapatkan pupuk tepat waktu dengan jumlah yang sesuai,” ujar Maryoto, Jumat 15 Mei 2026.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pupuk Indonesia yang dinilai konsisten memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Ketersediaan pupuk subsidi tersebut disebut menjadi bentuk dukungan nyata Pupuk Indonesia terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Petugas Pupuk Indonesia Kabupaten Pulang Pisau, Muhammad Sukron Ansori Siregar mengungkapkan, penyerapan pupuk subsidi di daerah tersebut menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
“Saat ini penyerapan pupuk subsidi di Kabupaten Pulang Pisau merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Kami memastikan pupuk tersedia di gudang PPTS maupun gudang penyangga lini III Kabupaten Pulang Pisau,” katanya.
Hingga April 2026, serapan pupuk subsidi di Kabupaten Pulang Pisau tercatat mencapai 585,5 ton pupuk Urea dan 886,3 ton pupuk NPK.
Meningkatnya penyerapan pupuk tersebut turut mendapat apresiasi dari Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Suhaimi. Ia menilai distribusi pupuk subsidi tahun ini berjalan lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Kerja bagus dari Pupuk Indonesia dalam pendistribusian di sini perlu diapresiasi. Setelah SK Kabupaten 2026 turun, petani bisa langsung menebus pupuk ke PPTS. Awal tahun yang biasanya menjadi kendala distribusi, tahun ini sudah diselesaikan dengan baik dan menjadi angin segar bagi petani di Pulang Pisau,” ungkapnya.
Selain itu, keberadaan gudang lini III di Kabupaten Pulang Pisau dinilai mampu meningkatkan efisiensi distribusi pupuk subsidi sehingga petani dapat menerima pupuk lebih cepat dan tepat waktu. (**)
Editor: Andrian