INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalteng ikut mendorong pembangunan Pelabuhan Batanjung agar sumber daya alam daerah tidak lagi bergantung pada provinsi lain.
Menurut Edy, hingga kini sebagian besar komoditas Kalteng masih keluar melalui Sungai Barito di Kalimantan Selatan. Akibatnya, aktivitas ekonomi dan sebagian penerimaan daerah lebih banyak dinikmati wilayah tetangga.
“Kita membawa hasil sumber daya alam hanya melewati Sungai Barito. Akhirnya berbagai hasil daerah kita berada di Kalimantan Selatan,” ujarnya saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII Kadin Kalteng, di Palangka Raya, Jumat, 10 Juli 2026.
Ia menjelaskan, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran terus mendorong pengerukan alur Kapuas Murung agar kapal pengangkut hasil industri dapat melintas.
Karena itu, keterlibatan sektor swasta dinilai penting untuk mempercepat realisasi proyek tersebut.
“Nah, di sinilah perlu tampilnya swasta untuk berkolaborasi agar alur Sungai Kapuas Murung bisa segera didorong,” katanya.
Edy juga menyoroti kondisi Pelabuhan Batanjung di Kabupaten Kapuas yang hingga kini belum difungsikan secara optimal meski telah dibangun sekitar 16 tahun lalu.
“Sayang sekali, pelabuhan itu sudah dibangun tetapi sampai sekarang belum berfungsi,” ucapnya.
Ia berharap Kadin mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mengembangkan infrastruktur logistik yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kalteng.
Editor: Andrian