INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Semangat pengabdian yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman mewarnai keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2026. Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Iskandar menunjukkan perannya bukan sekadar institusi pertahanan, tetapi juga bagian dari pelayanan umat, dengan menghadirkan layanan terbaik bagi para tamu Allah SWT.
Suasana di Bandara Iskandar, Rabu (29/06/2026), dipenuhi nuansa haru dan doa. Rombongan jamaah haji yang bersiap menuju Tanah Suci Mekkah dilepas dengan penuh kekhusyukan. Lantunan doa dari keluarga dan para pengantar mengiringi langkah para jamaah, yang membawa harapan besar untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Pemerintah daerah turut hadir dalam momen penting tersebut. Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, didampingi Ayahanda HM. Ruslan AS, tampak mendampingi proses pelepasan jamaah, bersama jajaran Lanud Iskandar yang diwakili Kepala Dinas Operasi Kapten Pom Valentino Pratama, serta sejumlah pejabat Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Iskandar. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan kuatnya sinergi dalam melayani masyarakat.
Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto, menyampaikan pesan penuh makna kepada para jamaah. Ia menegaskan bahwa keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual menuju ridha Allah SWT.
“Doa terbaik dipanjatkan agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.
Lebih dari itu, Lanud Iskandar memastikan setiap tahapan keberangkatan berjalan tertib dan aman. Layanan PRIMA yang dihadirkan mencakup pengamanan, koordinasi penerbangan, hingga pendampingan jamaah di area bandara.
“Upaya ini menjadi wujud nyata dedikasi TNI AU dalam memberikan rasa nyaman dan ketenangan bagi para calon jamaah haji.” kata Nugroho.
Melalui pelayanan yang penuh kepedulian ini, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta membawa pulang keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.
Sinergi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait pun menjadi cerminan nilai gotong royong dalam mengantar para tamu Allah menuju perjalanan suci mereka.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian