website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Laba Bank Kalteng Diproyeksi Tembus Rp800 Miliar, Freddy Ering Soroti Penguatan Modal

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kinerja PT Bank Kalteng hingga pertengahan tahun membuat DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) optimistis target laba perusahaan daerah tersebut dapat meningkat signifikan hingga akhir 2026.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, memproyeksikan laba Bank Kalteng bisa berada di kisaran Rp700 miliar hingga Rp800 miliar pada penghujung tahun. Optimisme itu mengacu pada capaian laba bersih Rp240,4 miliar hingga Juli 2026.

“Kita optimis sampai akhir tahun bisa menyentuh sampai Rp700 sampai Rp800 miliar. Ini tentunya juga sekaligus berdampak positif dividen untuk menunjang PAD,” ujar Freddy, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurut Freddy, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Bank Kalteng di tengah kondisi ekonomi dan keuangan yang masih menghadapi tekanan. Terlebih, pemerintah daerah saat ini harus melakukan efisiensi anggaran akibat ruang fiskal yang semakin terbatas.

Pasang Iklan

Di tengah situasi tersebut, Bank Kalteng dinilai masih mampu menjaga pertumbuhan bisnis. Freddy menyebut kinerja tersebut ditopang oleh pengembangan produk perbankan, penyaluran kredit, efisiensi pelayanan, serta perluasan jaringan hingga ke berbagai wilayah Kalteng.

Ekspansi bisnis juga mulai bergerak keluar dari wilayah Kalimantan. Salah satunya ditandai dengan pembukaan kantor cabang Bank Kalteng di Jakarta.

“Bahkan Bank Kalteng ini kan sudah buka juga cabang di Jakarta, menandakan kemajuan dalam rangka pengembangan bisnis,” katanya.

Menurut Freddy, ekspansi tersebut menunjukkan Bank Kalteng mulai membangun pijakan yang lebih luas dalam menghadapi persaingan industri perbankan. Namun, ekspansi juga perlu dibarengi dengan penguatan fundamental perusahaan, terutama dari sisi permodalan.

Karena itu, Bank Kalteng terus didorong meningkatkan modal inti. Freddy menyebut target modal inti minimal Rp6 triliun penting untuk memperluas ruang gerak bisnis dan meningkatkan kemampuan bank dalam bersaing di tingkat nasional.

Dengan modal yang semakin kuat, Bank Kalteng diharapkan dapat mengembangkan layanan dan produk secara lebih optimal. Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi agar bank pembangunan daerah tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang menghadapi perubahan industri keuangan.

Pasang Iklan

Freddy menilai peningkatan kinerja Bank Kalteng akan memberikan manfaat ganda bagi daerah. Selain memperkuat fungsi intermediasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, laba perusahaan juga berpotensi meningkatkan kontribusi dividen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Karena itu, ia berharap tren positif yang tercatat hingga Juli dapat dipertahankan hingga akhir tahun. Target laba Rp700 miliar-Rp800 miliar dinilai bukan sekadar angka kinerja perusahaan, tetapi juga berkaitan dengan kontribusi Bank Kalteng terhadap keuangan daerah.

Penulis: Muhammad Suhairi
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!