INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di daerah ini telah mencapai lebih dari Rp 821 miliar hingga awal April 2026.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan angka tersebut menunjukkan peran penting sektor keuangan dalam mendukung pelaku usaha.
“Yang kami garis bawahi di sini adalah bagaimana sektor jasa keuangan bisa berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya dalam FGD Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) bersama Pemprov Kalteng di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, pada Jumat, 24 April 2026.
Kota Palangka Raya menjadi wilayah dengan penyaluran KUR terbesar di Kalteng. Penyaluran KUR ini diharapkan bisa terus meningkat dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha, terutama di daerah.
Primandanu menambahkan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami melihat UMKM memiliki kontribusi besar, sehingga perlu terus didorong melalui akses pembiayaan yang lebih mudah,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan usaha agar mampu bersaing di pasar.
“Penguatan UMKM tidak hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari peningkatan kualitas usaha dan akses pasar,” tambahnya.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan UMKM di Kalteng mampu tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.
Editor: Andrian