website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kobar Mulai Kering, BMKG Ingatkan Warga Waspada Karhutla dan Kabut Asap

Ilustrasi kabut asap di musim kemarau melanda Kalteng. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), resmi memasuki musim kemarau. Meski di beberapa wilayah masih sesekali terasa gerimis, kondisi tersebut tidak mengubah status musim yang ditetapkan berdasarkan hasil analisis curah hujan.

Forecaster on Duty (FOD) BMKG Stasiun Meteorologi Iskandar Kotawaringin Barat, Ibnu Ismantoro, menjelaskan penetapan awal musim kemarau  dilakukan menggunakan kriteria resmi BMKG  yang berlaku secara nasional.

Menurutnya, suatu wilayah dinyatakan memasuki  musim kemarau apabila curah hujan dalam satu  dasarian kurang dari 50 milimeter dan kondisi  tersebut berlanjut selama dua dasarian berikutnya  secara berturut-turut.

Berdasarkan hasil pemantauan Dasarian II Juli 2026,sejumlah pos hujan di Kabupaten Kotawaringin Baratmencatat curah hujan sebesar 0 milimeter atau tidak ada hujan yang terukur.

Pasang Iklan

“Gerimis yang masih dirasakan masyarakat di beberapa lokasi memiliki intensitas sangat ringan sehingga tidak tercatat sebagai hujan terukur dan tidak memengaruhi penetapan musim kemarau”, ucapnya, Selasa (28/7/2026).

Memasuki musim kemarau, BMKG mengingatkan  masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan  terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan  (karhutla) yang dapat meningkat seiring kondisi cuaca yang semakin kering.

Apabila kebakaran terjadi, kabut asap berpotensi  muncul dan mengganggu aktivitas masyarakat,  menurunkan kualitas udara, serta berdampak  terhadap kesehatan dan transportasi.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak  membuka lahan dengan cara membakar serta  menghindari aktivitas yang berisiko memicu  munculnya titik api, terutama di wilayah yang  didominasi lahan gambut.

BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca  dan curah hujan di Kotawaringin Barat. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG dan bersama-sama meningkatkan upaya pencegahan agar ancaman karhutla dan kabut asap selama musim kemarau dapat diminimalkan.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!