INTIMNEWS.COM, KAPUAS – Kisah seorang anak di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyita perhatian masyarakat usai video perjuangannya untuk tetap bersekolah viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @ceni_fernando24 pada Jumat, 29 Mei 2026, terlihat seorang anak tinggal bersama keluarganya di rumah sederhana di kawasan Jalan Kapuas Seberang, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir.
Kondisi rumah berdinding kalsiboard itu memperlihatkan kehidupan keluarga yang serba terbatas. Sang ayah diketahui bekerja serabutan dengan memotong rumput menggunakan parang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, anak tersebut tetap memiliki semangat besar untuk melanjutkan pendidikan. Dalam video juga ditampilkan transkrip nilai rapornya saat masih bersekolah di SMP Negeri 2 Kapuas pada 2025 lalu.
Nilai rata-rata rapornya mencapai 80,53. Namun, keinginannya untuk melanjutkan sekolah harus tertunda karena keterbatasan biaya.
Narasi dalam video menyebutkan bahwa anak tersebut kini bekerja serabutan sambil berusaha mengumpulkan biaya agar bisa kembali bersekolah tahun ini.
“Ini ada salah satu anak bangsa yang juga pengen sekolah karena keterbatasan ekonomi akhirnya tidak bisa sekolah dan kerja serabutan untuk bisa bertahan dan dia mencari biaya untuk bisa sekolah tahun ini,” ujar pria dalam video tersebut.
Video itu juga berisi permohonan bantuan kepada pemerintah dan pihak terkait agar anak tersebut mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan.
“Mohon bapak bisa tanggapi video ini dan disorot,” lanjut narasi dalam unggahan tersebut.
Kisah itu pun menuai simpati dari warganet. Banyak yang merasa tersentuh melihat semangat anak tersebut yang tetap ingin sekolah meski hidup dalam keterbatasan.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa masih ada anak-anak di daerah yang harus berjuang keras demi mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Editor: Andrian