INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kepulangan jemaah haji Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di Masjid Agung Riyadhus Shalihin Pangkalan Bun, Kamis (11/6/2026), diwarnai kisah haru seorang mahasiswi asal Kumai yang menunaikan ibadah haji menggantikan mendiang ayahnya.
Dia adalah Luqyana Rihadatul Aisy (20), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Perempuan muda tersebut mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci untuk menggantikan ayahnya, Abdurahman, yang meninggal dunia pada tahun 2020 sebelum sempat menunaikan ibadah haji.
Bagi Luqyana, perjalanan ke Makkah dan Madinah bukan sekadar menjalankan rukun Islam kelima. Di balik setiap rangkaian ibadah yang dijalani, tersimpan doa dan kerinduan mendalam kepada sosok ayah yang selama ini menjadi panutan dalam hidupnya.
Selama berada di Tanah Suci, Luqyana mengaku tidak pernah lupa mendoakan almarhum ayahnya. Ia berharap seluruh ibadah yang dilaksanakan dapat menjadi amal kebaikan yang turut mengalir untuk sang ayah.
“Alhamdulillah saya bersyukur bisa menjalankan amanah ini. Ayah orang yang luar biasa dan saya selalu mendoakan beliau selama berada di Tanah Suci,” ujar Luqyana usai mengikuti penyambutan jemaah haji.
Kedatangan Luqyana bersama ratusan jemaah haji lainnya disambut langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah, jajaran pejabat daerah, serta keluarga yang telah menanti. Suasana haru tampak saat para jemaah bertemu kembali dengan keluarga setelah lebih dari sebulan menjalani ibadah di Arab Saudi.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kobar, Tengku Ali Sabana, mengatakan jumlah jemaah haji Kobar tahun 2026 yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Banjarmasin sebanyak 165 orang, terdiri dari 161 jemaah reguler dan empat petugas haji daerah.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 164 orang, terdiri dari 160 jemaah dan empat petugas, kembali ke Pangkalan Bun dengan selamat. Kisah Luqyana pun menjadi salah satu cerita yang paling membekas dalam kepulangan jemaah haji Kobar tahun ini, tentang seorang anak yang menuntaskan impian ayahnya hingga ke Tanah Suci.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian