website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kasus Tumbang Kalemei, Polda dan Bareskrim Buru Pemasok Sabu Bandar Bio

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan saat diwawancarai usai Konferensi Pers di Mapolda Kalteng, Kamis, 23 Juli 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng bersama Bareskrim Polri masih mendalami jaringan pemasok sabu yang memasok narkotika kepada bandar berinisial B (Bio), tersangka utama dalam kasus peredaran narkoba yang berujung pada tewasnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.

Kasus tersebut bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan menggerebek rumah B pada 1 Juli 2026. Operasi itu berakhir tragis setelah Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana gugur akibat diserang para pelaku.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, hasil penyidikan menunjukkan sabu yang diedarkan B berasal dari pemasok lain yang kini masih diburu penyidik.

“Barang bukti sabu ini berasal dari saudara B. Saudara B mendapat dari orang yang ada di atasnya dan saat ini masih dalam penyidikan Polda Kalteng bersama Bareskrim Polri, sehingga belum bisa kami sampaikan secara rinci,” katanya saat konferensi pers di Mapolda Kalteng, Kamis, 23 Juli 2026.

Pasang Iklan

Irjen Pol Iwan menjelaskan, setelah menerima sabu, B kemudian menjualnya kepada tersangka lain berinisial D yang diduga kembali mengedarkan narkotika tersebut.

“Saudara B menjual kepada saudara D. Saudara D menggunakan dan juga menjual kepada orang-orang lain,” ujarnya.

Penyidik mengungkap D bukan baru sekali menerima pasokan dari B. Berdasarkan hasil pemeriksaan, transaksi itu sudah terjadi beberapa kali.

“Kalau melihat jumlah yang sudah diterima selama ini, kurang lebih sudah tiga kali. Satu paket beratnya hampir lima gram,” ungkap Kapolda.

Ia menyebut, sabu yang diterima D kemudian dijual kembali kepada sejumlah orang yang bekerja pada tersangka tersebut.

“Sabu itu dijual lagi kepada beberapa orang yang menjadi karyawan yang bersangkutan,” jelasnya.

Pasang Iklan

Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas pemasok di atas B karena masih menjadi bagian dari pengembangan kasus bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

“Jaringan di atas saudara B masih kami dalami. Nanti akan kami sampaikan setelah penyidikannya selesai,” tutupnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!