INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat program ketahanan pangan dengan memperluas areal tanam dan meningkatkan produksi. Selain panen raya di Bataguh, pemerintah juga menyiapkan sejumlah wilayah lain untuk kegiatan pertanian berkelanjutan.
Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Kecamatan Mandomai di Kapuas Barat dan Kecamatan Anjir. Kedua wilayah tersebut dijadwalkan melakukan panen pada Agustus mendatang. Sementara panen jagung dan semangka akan dilakukan di Desa Keladan pada akhir Agustus.
Langkah ini merupakan strategi terpadu pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain. Gubernur Agustiar Sabran berharap upaya ini bisa mendukung program nasional ketahanan pangan.
“Kita tidak boleh hanya bergantung pada satu wilayah. Semua kabupaten dan kecamatan harus ambil bagian dalam memperkuat ketersediaan pangan,” ujar Gubernur.
Ia juga meminta agar Dinas Pertanian dan pemerintah kabupaten terus melakukan pembinaan terhadap kelompok tani, termasuk menyediakan akses terhadap bibit, pupuk, dan alat pertanian.
Program cetak sawah dan pembangunan infrastruktur penunjang pertanian juga menjadi fokus utama. Pemerintah menargetkan tidak hanya meningkatkan luas tanam, tetapi juga kualitas produksi.
Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa upaya peningkatan produktivitas pertanian dilakukan melalui pendekatan teknologi, pelatihan petani, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi serta pihak swasta.
Selain itu, kegiatan panen dan tanam serentak di berbagai daerah akan diintegrasikan dengan program nasional seperti Lumbung Pangan Nusantara.
Dengan dukungan dari pemerintah pusat dan partisipasi aktif petani, Kalteng diyakini mampu menjadi salah satu lumbung pangan utama di Indonesia.
Kegiatan pertanian ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Editor: Andrian