INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa sidak ke RSUD Doris Sylvanus yang dilakukannya bukan hanya bertujuan memantau mutu layanan kesehatan, melainkan juga bagian dari tugas pengawasan pelayanan publik secara menyeluruh.
Ia menyampaikan bahwa sebagai pemimpin daerah, dirinya berkewajiban untuk memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan yang layak dan sesuai aturan.
“Pada pagi hari kami juga meninjau sektor pendidikan. Itu adalah bagian dari tanggung jawab seorang Gubernur untuk memastikan penyelenggaraan pelayanan publik berjalan baik,” ujarnya, Selasa 10 Juni 2025.
Gubernur mengungkapkan keprihatinannya atas temuan adanya lebih dari 2.000 ijazah siswa yang masih ditahan pihak sekolah karena alasan administrasi. Ia menyatakan dengan tegas bahwa praktik tersebut tidak dibenarkan dan akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Penahanan ijazah tidak diperbolehkan dalam kondisi apa pun. Kami akan memberikan sanksi tegas kepada sekolah yang melanggar,” tegasnya.
Menurut Agustiar, pendidikan adalah hak setiap anak bangsa, dan ijazah merupakan bagian tak terpisahkan dari hak tersebut. Ia mengingatkan agar tidak ada lembaga pendidikan yang mempersulit siswa hanya karena alasan administratif atau finansial.
“Ijazah adalah hak setiap siswa. Pendidikan merupakan kunci utama masa depan mereka. Kami berkomitmen untuk memastikan tak ada yang tertinggal,” katanya.
Terkait kunjungannya ke RSUD Doris Sylvanus, Gubernur menampik anggapan bahwa sidak tersebut berkaitan dengan isu viral yang tengah berkembang. Ia memastikan bahwa kunjungan tersebut murni bagian dari tugas pengawasan.
“Tidak ada hubungannya dengan isu viral. Ini murni bagian dari upaya kami memastikan pelayanan publik berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.
Agustiar berharap dengan adanya sidak seperti ini, seluruh satuan kerja di bawah Pemprov Kalteng semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Ini bukan untuk mencari kesalahan, tapi sebagai bentuk tanggung jawab dan pengawasan agar pelayanan publik kita makin baik dan merata,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, serta jajaran dokter dan tenaga medis RSUD Doris Sylvanus.
Editor: Andrian