INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya sebagai pemimpin seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku dan agama. Penegasan itu ia sampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Gunung Mas di halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Sabtu, 21 Juni 2025.
Dengan nada hangat namun tegas, Gubernur menyampaikan bahwa kehadirannya bukan untuk melayani satu kelompok, melainkan untuk seluruh rakyat Kalteng. “Saya bukan gubernur satu kelompok tertentu. Saya adalah gubernur untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang beragam suku dan agama,” ucapnya yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.
Pernyataan ini memperkuat semangat huma betang sebagai filosofi masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. Gubernur Agustiar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga harmoni sosial demi mendorong percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, persatuan dan kebersamaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Ia mengingatkan agar seluruh elemen, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, terus bersinergi dan menjauhi sikap eksklusif yang dapat memicu perpecahan.
“Pembangunan harus inklusif dan menyentuh semua lapisan masyarakat. Itulah yang menjadi dasar visi kami,” tegasnya
Upacara peringatan hari jadi tersebut juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan lintas tokoh. Hadir pula Wakil Gubernur (Wagub) H. Edy Pratowo, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, serta sejumlah tokoh agama dan adat.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa nilai-nilai gotong royong dalam budaya Dayak akan terus menjadi landasan dalam setiap program kerja pemerintah. Menurutnya, hanya dengan kekompakan dan rasa saling memiliki, cita-cita menuju Kalteng Berkah bisa terwujud.
Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan visi besar dirinya bersama Wagub Edy Pratowo. “Kami ingin mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak dan seluruh rakyat Kalimantan Tengah dalam bingkai NKRI menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Acara berlangsung meriah dan penuh semangat persatuan, menjadi penanda bahwa semangat membangun Gunung Mas dan Kalteng masih terus berkobar.