website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Edy Pratowo: Kalteng Punya Sumber Daya Luar Biasa, Harus Berdampak bagi Masyarakat

Wagub Kalteng, Edy Pratowo, saat diwawancarai awak media. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dengan memaksimalkan potensi dari sektor unggulan daerah. Fokus utama diarahkan pada sektor 3P, yaitu Pertambangan, 0erkebunan, dan Perhutanan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, mengatakan bahwa langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangunan di daerah dapat berjalan mandiri dan berkelanjutan tanpa terlalu bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kami mendorong upaya untuk mengoptimalkan sumber pendapatan asli daerah, terutama dari sektor 3P. Kami maksimalkan pengelolaan pajak air permukaan, pajak alat berat, hingga pajak balik nama alat berat,” ujar Edy Pratowo dalam pertemuan bersama anggota Komisi IX DPR RI di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 6 Oktober 2025.

Menurutnya, potensi PAD dari sektor-sektor tersebut cukup besar dan belum seluruhnya digarap secara maksimal. Oleh karena itu, Pemprov Kalteng berkomitmen memperkuat pengawasan dan regulasi agar setiap kegiatan ekonomi di sektor tersebut memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah.

Pasang Iklan

“Kita punya potensi besar. Sekarang tinggal bagaimana mengelola potensi itu agar bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Edy menjelaskan, pemerintah pusat juga melihat Kalteng sebagai daerah dengan potensi ekonomi yang sangat besar. Selain sumber daya alam yang melimpah, wilayah ini juga memiliki posisi strategis di jantung Kalimantan yang dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi baru.

“Kalteng ini, kata orang pusat, adalah masa depan Indonesia. Karena sumber dayanya luar biasa, ada batu bara, nikel, bauksit, biji besi, dan sebagainya,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak ingin eksploitasi besar-besaran justru merusak lingkungan dan mengurangi kesejahteraan masyarakat di kemudian hari.

“Kami mengharapkan semua potensi itu bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Jangan sampai kita kaya sumber daya, tapi tidak memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya,” tegasnya.

Edy menambahkan, untuk memperkuat sistem PAD, Pemprov Kalteng juga akan memperluas kerja sama lintas sektor dan menerapkan digitalisasi sistem pajak agar pendataan dan pengawasan lebih efektif. Dengan begitu, kebocoran pendapatan dapat diminimalkan dan penerimaan daerah bisa lebih optimal.

Pasang Iklan

“Dengan sistem yang lebih modern dan pengawasan yang ketat, kita ingin hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” tutup Edy.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!