INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla sebesar Rp7 miliar dari anggaran daerah. Selain itu, pemerintah pusat memberikan bantuan hibah Rp15 miliar untuk penanganan karhutla di Kobar.
Wakil Ketua I DPRD Kobar, H Rudi Imam Gunawan mengatakan anggaran daerah tersebut berasal dari biaya tidak terduga (BTT) yang setiap tahun disiapkan pemerintah kabupaten untuk menghadapi karhutla.
“Biaya tak terduga pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat sebesar Rp7 miliar sudah disiapkan setiap tahun dan ini kita alokasikan untuk karhutla,” kata Rudi, Rabu, 23 September 2026.
Menurut Rudi, bantuan pemerintah pusat sebesar Rp15 miliar diterima pada awal September 2026. Tambahan anggaran tersebut membuat total dukungan dana untuk penanganan karhutla di Kobar menjadi Rp22 miliar.
Rudi mengatakan dana tersebut terutama digunakan untuk kebutuhan operasional penanganan karhutla. Penggunaan terbesar berada pada pembayaran jasa relawan dan kebutuhan bahan bakar minyak atau BBM.
“Anggaran karhutla yang paling banyak terpakai itu untuk pembayaran jasa relawan dan BBM,” ujarnya.
Relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla berasal dari sejumlah titik, termasuk rumah singgah dan desa-desa. Karena itu, kebutuhan anggaran untuk mendukung kerja relawan menjadi salah satu komponen penting dalam penanganan kebakaran.
Sementara kebutuhan makanan dan minuman, vitamin serta masker banyak terbantu dari bantuan masyarakat. Dukungan tersebut diberikan kepada para relawan dan personel yang berada di lapangan.
Rudi mengatakan pemerintah daerah masih memantau kebutuhan anggaran sesuai perkembangan karhutla. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah dapat mengajukan bantuan anggaran kembali apabila kondisi hingga akhir September tidak berubah atau semakin parah.
“Kalau memang sampai akhir bulan ini tidak ada perubahan dan justru makin menjadi, kita boleh mengajukan bantuan anggaran lagi,” kata Rudi.
Rudi juga menyebut anggota DPR RI asal Kotawaringin Barat, Bambang Purwanto, turut mengoordinasikan dukungan dengan kementerian terkait. Ia mengatakan pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mendapat informasi dukungan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk penanganan karhutla.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian