INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat mengapresiasi penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat. Sinergi antarinstansi dinilai membuat penanganan kebakaran di tengah kemarau panjang dapat dilakukan dengan cepat.
Juru Bicara Fraksi PDIP Nina Erpida menyampaikan apresiasi itu dalam Rapat Paripurna Ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027, Rabu, 16 September 2026. Menurut dia, karhutla masih terjadi di sejumlah wilayah Kobar akibat kondisi kemarau yang panjang.
Nina mengatakan penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur dalam satuan tugas. Kerja bersama tersebut, kata dia, menjadi bagian penting dalam upaya mencegah api meluas.
Namun, Fraksi PDIP juga menyoroti gugurnya seorang relawan saat menjalankan tugas penanganan karhutla di ruas Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Nina menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi personel yang tetap bekerja dalam kondisi sulit.
“Dalam kesempatan ini, kami menyampaikan belasungkawa atas gugurnya relawan pada saat penanganan karhutla di Jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Kejadian ini membuat kita semua berduka,” kata Nina.
Menurut Nina, keselamatan personel harus menjadi perhatian utama dalam setiap operasi pemadaman. Ia meminta petugas tidak memaksakan diri ketika kondisi di lapangan sudah membahayakan.
“Jika kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk dipadamkan, sebaiknya menghindar. Jika kelelahan, segeralah beristirahat. Keselamatan dan kesehatan personel harus menjadi perhatian prioritas,” ujarnya.
Ia mengatakan kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola penanganan karhutla ke depan. Upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, menurut dia, perlu diperkuat sebelum kebakaran berkembang menjadi lebih luas.
Selain kesiapan personel, Nina menilai kelengkapan sarana dan prasarana penanganan karhutla juga perlu diperhatikan. Dukungan peralatan yang memadai dinilai penting untuk membantu petugas menghadapi kondisi kebakaran yang sulit dijangkau.
Fraksi PDIP juga mengajak masyarakat ikut mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Imbauan itu dinilai semakin penting karena Kobar masih menghadapi kondisi kemarau.
“Jangan melakukan pembakaran pada saat akan membuka lahan, terutama dalam kondisi seperti saat ini,” kata Nina.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian