INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menolak memberikan tanggapan saat dimintai keterangan mengenai langkah dan target penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
Peristiwa itu terjadi usai Bupati menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan se-Kalimantan Tengah (Kalteng) di GOR Serbaguna Palangka Raya, Kamis, 6 Agustus 2026 malam.
Saat hendak meninggalkan lokasi kegiatan, sejumlah wartawan berupaya meminta penjelasan terkait kondisi karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur. Namun, Halikinnor memilih langsung menuju kendaraannya tanpa menjawab pertanyaan yang diajukan.
Beberapa awak media sempat mengikuti hingga ke dekat mobil dinas. Akan tetapi, upaya konfirmasi tersebut tidak membuahkan hasil.
Ajudan Bupati kemudian menghalangi wartawan yang ingin meminta keterangan lebih lanjut. Dari dalam mobil, Halikinnor melalui ajudannya justru meminta agar pertanyaan mengenai penanganan karhutla disampaikan kepada Gubernur Agustiar Sabran.
“Wawancara Pak Gubernur aja, Mas,” ujar Halikinnor melalui ajudannya sebelum pintu mobil ditutup.
Hingga meninggalkan lokasi, Halikinnor tidak memberikan penjelasan terkait perkembangan penanganan karhutla maupun target pengendalian kebakaran di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Sikap tersebut menjadi sorotan karena Kotawaringin Timur merupakan salah satu daerah yang kerap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.
Di tengah meningkatnya risiko karhutla, masyarakat menunggu informasi mengenai langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk mengendalikan kebakaran dan meminimalkan dampaknya.
Editor: Andrian