INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya menjadi korban amukan massa setelah tertangkap melakukan aksi pembobolan sebuah toko elektronik di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 18 Agustus 2025, dini hari.
Pemilik toko berinisial Z mengungkapkan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 00.20 WIB saat dirinya memantau rekaman kamera pengawas (CCTV) dari rumah.
“Benar toko saya yang dibobol. Pelaku masuk tengah malam, lalu saya segera menuju lokasi dengan meminta bantuan warga sekitar,” katanya.
Setibanya di lokasi, pemilik toko bersama sejumlah warga langsung mengepung bangunan untuk mengamankan pelaku yang sudah lebih dulu masuk ke dalam toko. Meski sempat terkepung, pelaku nekat melompat dari lantai dua bangunan ke atap seng di belakang gedung untuk melarikan diri. Namun, usahanya berhasil digagalkan. Ia akhirnya ditangkap di sekitar area pelabuhan dan menjadi bulan-bulanan warga yang geram.
“Pelaku masuk dari atas bangunan. Saat dikepung, dia kabur dengan melompat dari lantai dua, tapi akhirnya tertangkap di pelabuhan,” ujarnya.
Dari kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian lebih dari Rp30 juta berupa puluhan unit barang elektronik.
“Kerugian saya sekitar Rp30 juta lebih. Barang yang hilang cukup banyak, berupa puluhan elektronik,” jelasnya.
Ia juga menduga aksi pencurian itu bukan yang pertama kali dilakukan pelaku. Menurutnya, sekitar sepekan sebelumnya, tepatnya 11 Agustus 2025, toko miliknya juga kehilangan sejumlah barang setelah salah satu kamera CCTV mengalami kerusakan.
“Kami sudah curiga sejak minggu lalu karena salah satu CCTV rusak dan ada barang yang hilang. Sejak itu saya rutin memantau CCTV tiap malam,” ungkapnya.
Lebih jauh, pemilik toko menduga pelaku tidak beraksi seorang diri. “Saya rasa dia tidak sendiri, ada temannya. Tapi yang tertangkap hanya dia,” tambahnya.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Ketapang untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian