website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

ABK TB Kapuas Bahari V Ditemukan Meninggal, Operasi SAR di Muara Sampit Dihentikan

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad ABK TB Kapuas Bahari V, Dedy Saputra, yang ditemukan di tepi pantai Muara Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu, 4 Juli 2026. (Ist)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Operasi pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat (TB) Kapuas Bahari V yang dilaporkan terjatuh di perairan Muara Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat pencarian, Sabtu, 4 Juli 2026.

Korban diketahui bernama Dedy Saputra (38), warga Sidoarjo, Jawa Timur. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.25 WIB setelah tim gabungan menerima informasi dari nelayan yang melihat sesosok tubuh di tepi pantai.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan lokasi penemuan korban berada sekitar 5,9 mil laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh.

“Tim SAR Gabungan mendapat laporan dari nelayan yang melihat sosok jasad di tepi pantai sekitar 5,9 mil laut dari lokasi awal kejadian. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak ke lokasi dan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD dr. Murjani Sampit,” ujarnya.

Pasang Iklan

Dedy sebelumnya dilaporkan terjatuh dari tugboat saat melakukan aktivitas mengangkat jangkar pada Rabu, 1 Juli 2026 sekitar pukul 03.57 WIB.

Rekan-rekannya sempat berusaha memberikan pertolongan dan melakukan pencarian secara mandiri, namun korban tenggelam sebelum berhasil diselamatkan.

Selama empat hari operasi, pencarian dilakukan dengan menyisir perairan Muara Sampit dan melibatkan berbagai unsur SAR.

Tim gabungan terdiri dari personel Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Pos TNI AL Samuda, Polsek Samuda, Satpolairud Polres Kotawaringin Timur, KSOP Sampit, serta nelayan setempat.

Setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan ke RSUD dr. Murjani Sampit, seluruh personel mengikuti debriefing pada pukul 17.00 WIB.

Alit menyampaikan, dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

Pasang Iklan

“Dengan ditemukannya korban, seluruh rangkaian operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup,” pungkasnya.

Editor: Andrian 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!