INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap Dedy Saputra, anak buah kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam di perairan Muara Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat, 3 Juli 2026. Memasuki hari ketiga operasi pencarian korban masih belum ditemukan.
Insiden itu terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026, sekitar pukul 03.57 WIB. Saat itu, korban terjatuh ke laut ketika membantu proses pengangkatan jangkar kapal.
Rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan dan melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban diduga langsung tenggelam sehingga tidak lagi terlihat di permukaan air.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh KSOP Kelas III Sampit kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengerahkan personel Pos SAR Sampit untuk melakukan operasi pencarian di lokasi kejadian.
Memasuki hari ketiga operasi, tim kembali bergerak sejak pukul 07.00 WIB dengan menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi SAR.
“Kami masih mengupayakan pencarian korban dan akan memperluas area pencarian sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat,” kata Alit.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Pos TNI AL Samuda, Satpolairud Polres Kotawaringin Timur, KSOP Sampit, serta nelayan dan masyarakat sekitar.
Hingga Jumat sore, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan pencarian dengan memperluas penyisiran di sekitar perairan Muara Sampit sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Editor: Andrian