website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Teror Buaya di Sungai Jampau, Karyawan Perkebunan Nyaris Tewas Saat Cari Ikan

Korban serangan buaya di Sungai Jampau, Arut Utara. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Teror buaya kembali menghantui kawasan Sungai Jampau, Desa Sukarami, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Seorang karyawan perkebunan nyaris kehilangan nyawa setelah diserang buaya saat mencari ikan di aliran sungai tersebut.

Korban diketahui bernama Demas (44), karyawan PT SINP PBNA. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di kawasan Afdeling Carlie Blok 24, yang berada di sekitar areal perkebunan perusahaan.

Saat kejadian, Demas mencari ikan menggunakan serok jaring dengan posisi tubuh terendam hingga setinggi leher. Aktivitas yang semula berlangsung biasa mendadak berubah mencekam ketika seekor buaya muncul dari dalam air.

Tanpa peringatan, buaya tersebut langsung menggigit kaki kanan korban. Gigitan kuat itu membuat Demas sempat tertarik ke dalam sungai dan berusaha keras agar tidak semakin terseret.

Pasang Iklan

Dalam situasi genting, korban melakukan perlawanan menggunakan serok jaring yang masih berada di tangannya. Upaya itu berhasil membuat buaya melepaskan gigitannya sehingga korban dapat menyelamatkan diri dan naik ke daratan.

Rekan-rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Demas kemudian dilarikan ke Poliklinik Kebun PT SINP PBNA untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek cukup serius pada kaki kanan. Tim medis melakukan tindakan dengan memberikan sekitar 40 jahitan untuk menutup luka akibat gigitan buaya.

Kapolsek Arut Utara Polres Kobar, Iptu Johnatan Rey Jumame, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan korban diserang saat mencari ikan di Sungai Jampau dengan posisi badan terendam hingga setinggi leher.

“Korban sempat tertarik ke dalam air setelah kaki kanannya diterkam dan digigit buaya. Korban kemudian melawan menggunakan serok jaring yang dipegang hingga gigitan buaya terlepas, lalu berhasil naik ke daratan,” ujar Iptu Johnatan Rey Jumame.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya pekerja perkebunan dan warga yang masih beraktivitas di sekitar Sungai Jampau maupun sungai lainnya di wilayah Arut Utara, agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat menghindari aktivitas di perairan yang menjadi habitat buaya tanpa pengamanan yang memadai, sehingga risiko kejadian serupa dapat diminimalkan.

Pasang Iklan

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!