website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Bakar Sampah Diduga Picu Karhutla di Pangkalan Bun, BPBD Tangani Tiga Titik Api

Kondisi lahan yang terbakar di Jalan Ahmad Yani Km 2, belakang Dealer Toyota Auto2000, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (18/7/2026). Dalam sehari, BPBD Kobar menangani tiga titik kebakaran di lokasi berbeda.

Salah satu karhutla terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 2, belakang Dealer Toyota Auto2000, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan. Laporan dari warga diterima BPBD sekitar pukul 13.06 WIB.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kobar langsung menuju lokasi dengan membawa mobil tangki air. Saat tiba, api masih membakar semak belukar di lahan semi gambut.

Petugas melakukan pemadaman mulai pukul 13.27 WIB. Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.

Pasang Iklan

Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,25 hektare. Berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas.

Kepala Pelaksana BPBD Kobar melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Andan Santana, mengatakan kebakaran diduga dipicu aktivitas warga yang membakar sampah.

“Diduga api berasal dari pembakaran sampah. Karena cuaca panas dan angin cukup kencang, api merambat ke lahan kering hingga terjadi kebakaran,” kata Andan Santana.

Ia menambahkan, pada hari yang sama BPBD juga menangani karhutla di Kampung Baru, Kubu, dan Sungai Baru. Titik api di Kampung Baru sudah berhasil dipadamkan, sedangkan di Kubu masih dalam penanganan dan di Sungai Baru terkendala akses.

BPBD mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta segera melapor jika menemukan titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!