INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Aksi perampokan menyasar Toko Phone Tren di Jalan A. Yani Km 13, Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Dua pria yang diduga membawa senjata menyerupai pistol terekam kamera CCTV saat beraksi di toko tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 20.51 WIB. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 13 unit handphone, satu jam tangan pintar, dan uang tunai dilaporkan dibawa kabur.
Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan dua pria datang menggunakan sepeda motor. Keduanya kemudian masuk ke dalam toko dan melakukan pengambilan sejumlah barang.
Dalam rekaman tersebut juga terlihat dugaan penggunaan senjata menyerupai pistol. Aksi itu berlangsung ketika penjaga toko berada di lokasi.
Kapolsek Pangkalan Banteng Polres Kotawaringin Barat, Iptu Agung Sugiarto, membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika penjaga toko bernama Tita Ayu Widian Pratama hendak menutup tempat usahanya. Saat itu, dua pria datang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio tanpa pelat nomor.
Kendaraan tersebut memiliki ciri bagian kepala berwarna merah, bodi hitam, dan menggunakan knalpot brong. Kedua pria itu kemudian turun dan masuk ke dalam toko.
Mereka mengambil 13 unit handphone dari etalase serta satu unit jam tangan pintar. Tidak hanya itu, uang tunai yang tersimpan di dalam laci toko juga ikut dibawa.
Total uang tunai yang dilaporkan hilang mencapai Rp 2.543.000. Setelah mengambil barang-barang tersebut, kedua pria itu langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor ke arah jalan raya.
Polisi mengategorikan kejadian tersebut sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Rekaman CCTV serta ciri-ciri kendaraan yang digunakan menjadi informasi penting dalam pengungkapan peristiwa tersebut.
Sementara itu, identitas kedua pria yang terekam dalam kamera pengawas tersebut belum diketahui. Perkembangan penanganan perkara dan upaya mengungkap identitas terduga pelaku masih menunggu keterangan lebih lanjut dari kepolisian.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian