INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diminta menjadi lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kemudahan pelayanan bagi wali murid menjadi salah satu hal yang harus menjadi perhatian utama dalam proses penerimaan siswa baru.
Anggota DPRD Kobar Muhammad Isro Wahyuddin mengatakan seluruh tahapan SPMB perlu dipersiapkan sejak dini. Menurutnya, berbagai kendala teknis yang sempat terjadi pada pelaksanaan sebelumnya harus dijadikan bahan evaluasi agar tidak kembali terulang.
“Masih banyak orang tua yang belum memahami mekanisme pendaftaran secara online. Karena itu, sekolah diminta tidak hanya menyiapkan sistem yang baik, tetapi juga menyediakan petugas yang siap membantu masyarakat saat proses pendaftaran berlangsung,” ujarnya, Jumat (12/6).
Menurut Isro, pendampingan kepada wali murid sangat penting, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam mengunggah berkas, memilih jalur pendaftaran, maupun memahami persyaratan administrasi yang ditetapkan.
Selain pelayanan, pemerataan jumlah peserta didik antar sekolah juga perlu mendapat perhatian. Ia menegaskan bahwa kualitas sekolah di Kobar saat ini terus mengalami peningkatan sehingga tidak ada alasan untuk menganggap hanya sekolah tertentu yang menjadi pilihan terbaik.
“Dengan pemerataan siswa, seluruh sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan kualitasnya. Kondisi tersebut juga dapat menciptakan persaingan yang sehat dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah,” tutur Bang Wahyu sapaan akrabnya.
Ia berharap Dinas Pendidikan bersama pihak sekolah dapat memperkuat koordinasi menjelang SPMB 2026. Dengan persiapan yang matang dan pelayanan yang maksimal, proses penerimaan siswa baru di Kotawaringin Barat diharapkan berjalan lancar, transparan, serta memberikan kenyamanan bagi wali murid dan calon peserta didik.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian