website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Sembako Murah Diserbu Warga Palangka Raya, Pemda Beri Subsidi 40 Persen

Antusias warga Palangka Raya saat membeli berbagai kebutuhan pokok pada Kegiatan GPM di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, pada Kamis, 23 Juli 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kegiatan itu digelar di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, pada Kamis, 23 Juli 2026, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya.

Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasar. Komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga berbagai produk hortikultura lokal.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Pasang Iklan

“Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi di daerah.

“Saya mengajak seluruh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” kata Agustiar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden menjelaskan, Gerakan Pangan Murah Bersubsidi yang disertai layanan cek kesehatan gratis merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah Bersubsidi dan Cek Kesehatan Gratis, pemerintah hadir untuk menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah,” ucap Linae.

Ia menyebut, sasaran program tersebut meliputi aparatur sipil negara (ASN) golongan I dan II, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), tenaga alih daya, pengemudi ojek daring (ojol), serta masyarakat yang rentan terhadap gejolak ekonomi.

Pasang Iklan

Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Kalteng, pemerintah memberikan subsidi harga sebesar 40 persen untuk berbagai komoditas pangan yang dijual dalam kegiatan tersebut.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, pemerintah memberikan subsidi harga sebesar 40 persen untuk berbagai komoditas pangan. Seluruh produk yang dipasarkan telah melalui proses verifikasi mutu dan kelayakan sehingga aman dikonsumsi masyarakat,” jelasnya.

Sekda menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah didukung kolaborasi sejumlah perangkat daerah, Perum Bulog, dan berbagai mitra yang bersama-sama menyiapkan pasokan pangan bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini turut mengapresiasi sinergi antara Pemprov Kalteng dan Pemerintah Kota Palangka Raya dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Melalui pelaksanaan GPM ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari berbagai program pengendalian inflasi dan ketahanan pangan. Selain menjadi sarana memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” pungkas Zaini.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!