website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Antrean BBM Berjam-jam Bikin Warga Kobar Resah, Gubernur Kalteng Turun dari Mobil Tegur SPBU

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran turun langsung mengecek antrean kendaraan yang mengular di salah satu SPBU di Kabupaten Kotawaringin Barat, Jumat (28/8/2026).

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.

Saat melintas di wilayah Kobar, Jumat, Agustiar melihat antrean kendaraan yang mengular di salah satu SPBU. Ia kemudian menghentikan perjalanan dan turun langsung untuk melihat kondisi sekaligus mendengar keluhan warga.

“Saya lewat melihat antrean begitu panjang, saya berhenti, ada apa ini. Saya tanya ke warga, mereka ada yang antre sampai dua jam,” kata Agustiar.

Agustiar mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Ia menerima berbagai masukan dari masyarakat yang harus menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk mendapatkan BBM.

Pasang Iklan

“Bermacam-macam masukan dari warga. Saya harap ini bisa segera teratasi,” ujarnya.

Usai berbincang dengan warga, Agustiar langsung mengecek kondisi pelayanan BBM di salah satu SPBU yang berada di Jalan Pakunegara, Kecamatan Arut Selatan, Kobar.

Di SPBU tersebut, Agustiar berdialog dengan petugas dan menyoroti kondisi pelayanan yang tengah menjadi perhatian masyarakat. Ia bahkan terlihat menegur petugas SPBU terkait situasi di lapangan.

Menurut Agustiar, antrean panjang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Persoalan distribusi maupun pelayanan BBM harus segera dicari penyebabnya agar masyarakat tidak terus menjadi pihak yang dirugikan.

Gubernur juga meminta masyarakat berani menyampaikan informasi jika menemukan dugaan penimbunan BBM. Ia menegaskan laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam pengawasan distribusi BBM.

“Apabila ada penimbun, sampaikan pada saya,” tegas Agustiar.

Pasang Iklan

Pemprov Kalteng sendiri terus menaruh perhatian terhadap persoalan distribusi BBM. Pengawasan hingga tingkat SPBU dinilai penting untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan mencegah terjadinya penyalahgunaan.

Agustiar berharap persoalan antrean BBM di Kobar segera teratasi sehingga masyarakat tidak lagi harus mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!