INTIMNEWS.COM, KATINGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan yang menjadi awal dimulainya proses belajar bagi peserta didik baru, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Pembukaan MPLS dilakukan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Anang Dirjo, yang mewakili Gubernur Agustiar Sabran.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial RI, Pemerintah Kabupaten Katingan, dan seluruh pihak yang mendukung berdirinya Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan.
“Kehadiran sekolah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan. Pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial,” kata Anang membacakan sambutan Gubernur.
Ia mengatakan, MPLS menjadi tahap penting bagi siswa untuk mengenal lingkungan sekolah. Selain itu, peserta didik juga diperkenalkan dengan budaya belajar, tata tertib, dan nilai kebersamaan yang akan diterapkan selama menempuh pendidikan.
Pemprov Kalteng juga mengajak seluruh siswa mengikuti MPLS dengan semangat dan disiplin. Keberhasilan, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga karakter, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang.
“Jadikan sekolah ini sebagai tempat untuk belajar, mengembangkan potensi diri, membangun persahabatan, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Manfaatkan kesempatan yang diberikan ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Pemprov Kalteng menegaskan akan terus mendukung keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Katingan, Firdaus, menyambut dimulainya MPLS dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru.
“Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak Indonesia. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Katingan sebagai salah satu daerah penyelenggara program Sekolah Rakyat,” ucapnya
Firdaus memastikan, Pemerintah Kabupaten Katingan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat agar program tersebut berjalan optimal. Ia juga mengajak para siswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh.
“Jangan pernah merasa rendah diri dengan keadaan yang dimiliki. Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berhasil selama memiliki kemauan belajar, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah,” pesannya.
Firdaus berharap, Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan mampu melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Editor: Andrian