INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi membuka Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks KONI di Palangka Raya, pada Sabtu, 2 Mei 2026 malam.
Peresmian RTH eks KONI dilakukan bertepatan dengan gelaran Huma Betang Night dan langsung dibuka untuk umum sebagai bagian dari penataan kawasan Bundaran Besar. Kawasan ini diperkenalkan sebagai ruang publik baru yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai sekaligus belajar sejarah dan budaya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Juni Gultom mengatakan, kawasan RTH ini terhubung langsung dengan Bundaran Besar melalui jalur terowongan yang sudah disiapkan.
“RTH eks KONI ini terintegrasi dengan Bundaran Besar melalui terowongan,” ujarnya, Sabtu, 2 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai ruang terbuka bagi warga, tetapi juga dilengkapi museum budaya yang menampilkan berbagai peninggalan dan warisan leluhur Kalteng.
“Di kawasan ini juga ada museum budaya yang memuat berbagai peninggalan nenek moyang kita,” kata juni.
Museum itu sudah bisa dikunjungi masyarakat, namun jumlah pengunjung masih dibatasi menyesuaikan kapasitas ruangan. Dalam satu kali kunjungan, museum hanya dapat menampung sekitar 30 orang.
“Museumnya sudah bisa dikunjungi, tapi masih terbatas sesuai kapasitas ruangan. Untuk sementara masih gratis,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran RTH eks KONI diharapkan menjadi alternatif ruang publik baru di Palangka Raya, sekaligus memberi nilai tambah sebagai ruang edukasi yang mengenalkan sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat.
Selain menjadi tempat berkumpul, kawasan ini juga disiapkan sebagai ruang yang menggabungkan fungsi rekreasi, edukasi, dan pelestarian budaya dalam satu kawasan terbuka.
Editor: Andrian