website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Platform “Lapor Pak Gub” jadi Jurus Pemprov Kalteng Pangkas Biaya Pengawasan

Plt. Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana, saat diwawancarai usai mengikuti kegiatan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu, 2 Mei 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Platform “Lapor Pak Gub” disiapkan bukan hanya untuk memudahkan warga menyampaikan laporan, tetapi juga sebagai langkah memangkas biaya pengawasan dan mendorong efisiensi anggaran di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana mengatakan, aplikasi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran yang ingin pengawasan pembangunan dilakukan bersama masyarakat.

“Yang pasti kami menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Gubernur, bahwa beliau menginginkan dalam setiap proses pembangunan ini betul-betul dikawal oleh masyarakat. Kemudian kita memudahkan, menjembatani laporan-laporan karena selama ini ketika laporan di media sosial ataupun di dalam bentuk lainnya, arahnya kan belum bisa tertuju dengan tepat,” papar Rangga usai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu, 2 Mei 2026.

Menurut Rangga, selama ini banyak laporan masyarakat tersebar di media sosial, tetapi sering kali tidak sampai ke instansi yang tepat. Karena itu, Pemprov Kalteng menyiapkan satu jalur pelaporan yang lebih sederhana agar aduan warga bisa langsung diteruskan ke perangkat daerah yang berwenang.

Pasang Iklan

“Nah, oleh karena itu melalui media ini, platform yang kami siapkan di ‘Lapor Pak Gub’, jadi itu nanti semua akan mengakomodir berkaitan aduan-aduan yang mungkin selama ini masyarakat mengadunya di medsos atau di mana,” ujarnya.

“Sekarang kita adukan langsung dan ini terkonek dengan nomor HP Bapak Gubernur secara sistem. Jadi, ketika kebijakannya ini harus di level Bapak Gubernur, WA-nya akan langsung kami arahkan ke nomor beliau,” tambah Rangga.

Seluruh laporan yang masuk akan dipilah secara otomatis oleh sistem sesuai bidang dan instansi terkait. Meski begitu, laporan tetap masuk melalui kanal utama yang dapat dipantau langsung oleh gubernur.

“Jadi, laporan dari masyarakat, misalnya ada berapa ribu, nanti sistem secara memilah, mana ini ke dinas mana, mana ke dinas mana. Tapi secara umum nanti ‘Lapor Pak Gub’ ini masuk ke nomor WA-nya Bapak secara pribadi. Jadi beliau memantau langsung,” jelas Rangga.

Skema ini menjadi salah satu cara baru Pemprov Kalteng dalam memperkuat pengawasan tanpa harus bergantung pada pola lama yang memerlukan biaya besar untuk turun langsung ke lapangan.

“Sehingga harapannya ke depan, ini sebagai langkah efisiensi. Jadi Bapak Gubernur menginginkan pengawasan-pengawasan bersama kita lakukan dengan masyarakat. Dan di era efisiensi ini, kita kurangi untuk kegiatan-kegiatan atau anggaran-anggaran yang mungkin selama ini terlalu besar untuk kegiatan pengawasan, peninjauan, atau seperti apa. Ini cara memangkasnya, sebagai langkah efisiensi,” urainya.

Pasang Iklan

Rangga menilai pemanfaatan teknologi akan membuat pengawasan program pemerintah lebih cepat, tepat, dan hemat. Melalui sistem ini, masyarakat bisa ikut mengawasi jalannya pembangunan tanpa harus menunggu kunjungan lapangan dari pemerintah.

Ia menambahkan, “Lapor Pak Gub” disiapkan untuk menampung semua jenis aduan masyarakat, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga persoalan pelayanan publik lainnya.

“Betul, semua bidang. Infrastruktur, rumah tidak layak huni, Kartu Kalteng Berkah, pendidikan, kesehatan, semua. Satu platform saja, hanya satu tempat pelaporan,” sebutnya.

Penggunaan aplikasi ini juga jauh lebih hemat dibandingkan pola pengawasan konvensional yang membutuhkan anggaran besar.

“Jauh lebih irit, daripada kita harus menyiapkan anggaran miliaran sekadar untuk pengawasan, untuk pengecekan pekerjaan-pekerjaan,” tutupnya.

Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran