website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

RTH Eks KONI Ditargetkan Rampung Desember

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalteng, Juni Gultom, menjelaskan bahwa pembangunan RTH ini bertujuan memperindah wajah kota dan menyediakan ruang publik yang ramah keluarga. IST

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melaksanakan penataan kawasan Bundaran Besar Palangka Raya melalui pembangunan dua Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lokasi eks Gedung KONI dan eks Kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans). Penataan ini bertujuan untuk memperindah wajah kota sekaligus menyediakan ruang publik yang ramah keluarga di pusat ibu kota provinsi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, Juni Gultom, menjelaskan bahwa kedua RTH tersebut dirancang dengan sejumlah fasilitas pendukung untuk masyarakat. Ia menyebutkan area kuliner, taman bermain anak, serta ruang penghijauan sebagai bagian dari konsep yang disiapkan pemerintah provinsi.

“RTH ini bukan hanya sekadar ruang terbuka, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas untuk masyarakat, seperti taman bermain, area kuliner, dan penghijauan kota,” ujar Juni saat ditemui di Kantor DPRD Kalteng, Jumat siang, 12 September 2025.

Juni menjelaskan lebih lanjut, pembangunan RTH di kawasan eks Gedung KONI ditargetkan rampung pada November atau Desember 2025. Sementara itu, RTH di eks Disnakertrans masih dalam tahap finalisasi desain agar selaras dengan arsitektur Bundaran Besar sebagai ikon kota. Ia memperkirakan pembangunan RTH kedua itu baru dapat diselesaikan pada 2026, setelah seluruh penyesuaian desain dan teknis dituntaskan.

Pasang Iklan

Selain menghadirkan fasilitas publik, pemerintah provinsi juga menyiapkan konsep konektivitas antara kedua RTH agar saling terhubung. Juni mengatakan, terowongan dipilih sebagai penghubung antara kedua kawasan tersebut karena dinilai lebih sesuai dengan estetika kawasan dibandingkan jembatan layang.

“Kita lebih mengutamakan terowongan, karena secara estetika kota lebih baik. Untuk RTH eks KONI akan terkoneksi dengan terowongan,” jelasnya.

Menurut Juni, keberadaan dua RTH ini akan menambah ruang hijau di jantung Palangka Raya, sekaligus menciptakan pusat aktivitas masyarakat yang lebih hidup. Ia berharap RTH tersebut dapat menjadi ruang interaksi publik yang nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial maupun rekreasi.

“RTH ini akan jadi ruang interaksi masyarakat yang nyaman, aman, dan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan,” pungkas Juni. Ia juga menyatakan bahwa penataan Bundaran Besar bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Dengan bertambahnya ruang hijau dan fasilitas publik yang terintegrasi, pemerintah provinsi berharap suasana kawasan Bundaran Besar semakin tertata dan menarik. Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya memperindah kota, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat.

Pemprov Kalteng berharap RTH yang sedang dibangun ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Palangka Raya, serta menyediakan ruang bagi keluarga dan komunitas untuk beraktivitas secara lebih bebas dan sehat. Dengan ruang terbuka yang ramah lingkungan, kawasan Bundaran Besar pun diharapkan menjadi destinasi baru bagi warga dan wisatawan.

Pasang Iklan

Melalui penataan ini, Pemprov Kalteng juga ingin menunjukkan komitmennya dalam menciptakan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan. Harapannya, dengan adanya RTH ini, Palangka Raya akan semakin memiliki wajah yang lebih modern, asri, dan nyaman untuk dihuni.

Dengan keberadaan dua RTH ini, diharapkan Bundaran Besar tidak hanya menjadi simbol kota, tetapi juga ruang publik yang menghubungkan masyarakat, menciptakan suasana yang lebih hidup, dan memberi ruang bagi berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat. Pemprov Kalteng berharap penataan kawasan Bundaran Besar ini dapat menjadi contoh bagi pengembangan ruang publik di daerah-daerah lainnya.

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran