website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Ratusan Pegawai RSUD Ikut Latihan Gawat Darurat

Peserta mengikuti sesi praktik Bantuan Hidup Dasar dalam In House Training di RSUD Muara Teweh.

INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh menggelar In House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Aktivasi Code Blue, Sabtu (25/10), di aula utama rumah sakit. Pelatihan ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai unit layanan, mulai dari tenaga medis, paramedis, sopir ambulans, petugas kebersihan, hingga staf administrasi.

Kegiatan pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan pegawai rumah sakit dalam menangani kondisi kegawatdaruratan, khususnya pada situasi henti jantung, henti napas, atau kondisi kritis lainnya yang membutuhkan respons cepat.

Ketua panitia penyelenggara, Muhammad Arsyad, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk kembali menyegarkan pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan praktis dalam memberikan pertolongan darurat.

Menurut Arsyad, BHD bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi merupakan pengetahuan dasar yang perlu dikuasai seluruh pegawai rumah sakit agar mampu memberikan bantuan awal secara tepat ketika insiden gawat darurat terjadi.

Pasang Iklan

Ia menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu selama lima kali sesi, dengan total peserta mencapai 235 orang. Setiap peserta akan mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung yang dipandu instruktur kompeten di bidang kegawatdaruratan.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menegaskan pentingnya sistem pelayanan darurat medis serta jaminan keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.

Arsyad menilai bahwa pemahaman terhadap langkah awal penyelamatan nyawa menjadi keterampilan esensial yang harus dimiliki seluruh petugas, terutama di rumah sakit yang setiap hari berhadapan dengan risiko kejadian kritis.

Ia menekankan bahwa pelatihan yang digelar bukan hanya memenuhi standar regulasi, melainkan bagian dari komitmen RSUD Muara Teweh untuk menghadirkan layanan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Para peserta menerima pembelajaran langsung dari dokter dan tenaga instruktur yang telah berpengalaman, termasuk dr Daniel AG Hutapea, Sp. AN-Ti, serta instruktur TOT BHD Ester Yesiana S. Kep, Ners, dan Siti Asiah S. Kep.

Materi yang diberikan meliputi teknik kompresi dada, penanganan korban pingsan, prosedur penggunaan alat bantu napas, hingga koordinasi tim ketika aktivasi Code Blue dilakukan dalam situasi darurat di lingkungan rumah sakit.

Pasang Iklan

Arsyad menyampaikan apresiasi kepada seluruh instruktur yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk memberikan pendampingan bagi para peserta. Menurutnya, keberhasilan pelatihan sangat bergantung pada komitmen bersama untuk menjaga mutu layanan.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, mengingat kemampuan dasar penyelamatan nyawa tidak hanya dibutuhkan saat bertugas, tetapi juga dapat berguna dalam situasi darurat di kehidupan sehari-hari.

Kegiatan pelatihan ini juga menjadi bagian dari langkah RSUD Muara Teweh untuk meningkatkan kesiapan internal rumah sakit, terutama dalam memastikan respons Code Blue berjalan lebih cepat, terstruktur, dan sesuai standar keselamatan pasien.

Manajemen rumah sakit menyatakan bahwa pelatihan semacam ini akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan profesionalisme di lingkungan RSUD Muara Teweh.

Pelatihan BHD dan Aktivasi Code Blue ini diharapkan mampu menghasilkan tenaga kesehatan serta pegawai rumah sakit yang lebih sigap dan terampil dalam menghadapi situasi yang mengancam nyawa pasien.

(SHP/Maulana Kawit)

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran